Terasa Ditembak Setelah Dada Saya Dingin Sopir Truk Batubara Ditembak

sopir truk
 
 
 
 
 
 
 

Muaraenim,BP
Para pengemudi truk angkutan batubara yang melintas jalan umum Muaraenim-Prabumulih diminta untuk waspada terhadap  tindakan kriminal melalui aksi teror yang dilakukan sekelompok preman. Soalnya seorang sopir truk batubara bernomor polisi BG 8150 DT, bernama Ardiansyah (22), warga Soak, Sukabangun, Palembang,  menjadi korban penembakan oleh pelaku kejahatan yang belum diketahui identitasnya.
                Penembakan itu terjadi di jalan lintas Prabumulih-Muaraenim, tepatnya di  jalan lintas Talang Padang, Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim, Minggu (13/9) sekitar pukul 00.35 WIB dini hari.
               Dalam peristiwa pelaku menembak bagian kaca depan mobil korban hingga pelurunya mengenai dada kanan korban. Pada kejadian itu korban selamat dan mendapatkan perawatan di RSU dr HM Rabain Muaraenim. Kini kasusnya telah ditangani secara khusus oleh Polres Muara Enim.
                 “Aku baru tau kena tembak, setelah merasakan dadaku dingin, ketika kupegang ternyata terkena tembak. Lalau aku minta tolong dengan pemilik rumah makan Makmur,” jelas korban yang mengaku baru lima bulan menjadi sopir truk batubara ini, ketika l dijumpai di RSU dr HM Rabain Muaraenim.
                 Menurutnya, saat itu dia mengendarai mobil dari arah Prabumulih menuju Muaraenim dalam kondisi kosong muatan. Kondisi badan jalan sangat sepi. Ketika sampai di lokasi kejadian, dia mendengar suara pecahan kaca. Namun dia tidak menyangka kalau kacanya yang pecah akibat terkena tembakan.
                Tanpa disadarinya, diapun meneruskan perjalanannya sampai ke rumah makan Makmur berjarak sekitar beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Ketika sampai rumah makan itu, dia baru merasakan dadanya dingin. Setelah dirabanya, ternyata telah beradarah akibat terkena luka tembakan.
               “Lalu aku minta tolong dengan pemilik rumah makan Makmur,” jelasnya. Dia sempat dilarikan ke Puskesmas Cinta Kasih. Namun karena luka tembak yang dideritanya cukup serius, lalu dia dirujuk ke RSU dr HM Rabain Muaraenim. Korban dibawa oleh anggota Polres Muaraenim ke rumah sakit tersebut.
              Sesampai di rumah sakit, dokter rumah sakit langsung merawatnya dan melakukan rontegen pada luka tembaknya. Hasil rontegen tersebut menunjukkan bahwa proyektil peluru tersebut masih bersarang di bagian daging otot dada korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter rumah sakit merujuk korban ke RSMH Palembang untuk melakukan operasi mengangkat proyektil yang masih bersarang di dada korban.
               Aksi penembakan yang dialami korban mendapatkan perhatian serius oleh Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto Sik MSI, Wakapolres, Kompol Mujiono, Kabag Ops Kompol Andi Kumara SIK dan Kasat Reskrim, AKP M Khalid Zulkarnain, pada malam itu juga  langsung melihat korban di RSU dr HM Rabain Muaraenim.
                Kapolres sempat meminta penjelasan kepada korban seputar kejadian yang dialaminya. Kapolres sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh pelaku penembakan tersebut. “Atas kejadian itu, Kapolres bersama jajarannya mentargatkan secepatnya menangkap pelaku penembakan tersebut.
               Sementara itu, Kabag Ops Polres Muaraenim, Kompol Andi Kumara MSI,  menduga pelaku penembakan tersebut preman yang selama ini sering memalaki para sopir truk batubara. “Selama ini mereka kan mudah mendapatkan uang dari para sopir truk batubara yang melintas tersebut. Sekarang semua preman yang melakukan pemalakan terhadap angkutan umum telah kita sikat habis,” jelasnya.
               Dia berharap, perlu adanya sinergi dari semua elemen masyarakat untuk memberantas para preman jalanan yang melakukan aksi pemalakan terhadap truk angkutan umum. “Untuk mengatasi masalah ini tidak cukup dari Kepolisian, tetapi semua pihak harus ikut serta,” jelasnya.nur
Poto:poto Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto Sik MSI (pakai jaket) melihat korban tengah dirawat dan dan poto Mobil truk korban mengalami pecah kaca depan akibat ditembak.


Leave a Reply