
Bukan hanya itu,tak sedikit dari mereka melakukan corat-coret pakaian seragam , seolah cara ini sudah menjadi tradisi tiap tahunnya.
“Hari ini adalah pengumuman kelulusan hasil ujian, dimana seluruh siswa diwajibkan datang ke sekolahnya masing-masing dengan didampingi orangtua atau wali murid untuk mengambil hasil kelulusan,” ujar Ali, salah satu orangtua siswa saat ditanyai RMOLSumsel di SMP PGRI 1 Talang Ubi, Sabtu (11/6).
Diakui Ali,bahwa usai pengambilan pengumuman dirinya tidak lagi mengetahui keberadaan anaknya.
“Begitu aku terima surat pengumuman,aku tidak mengetahui lagi kemana anak aku pergi.Tapi banyak diantara teman-temannya yang corat-coret baju dan konvoi keliling seputaran Pendopo,” tambahnya.
Sementara itu,Zahri Gusniarto Kepala sekolah SMPN 1 Talang Ubi menyatakan seluruh siswa di sekolahnya 100% lulus.
“Dari 279 siswa ada 276 lulus,karena 2 siswa meninggal dunia saat tragedi danau Kongar dan satu siswa memang berhenti sekolah.Bisa dikatakan kelulusan di sekolah ini 100%,karena yang mengikuti ujian 276 siswa,” jelas Agus,sapaan akrab kepala sekolah tersebut.rmolsumsel.com