Ada Apa Dengan Jabatan Asisten IV?

3Palembang, BP-Pasca ditinggalkan Asnawai P Ratu April lalu, kini jabatan asisten IV kosong. Namun cukup mengejutkan, nama Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang Agus Kelana ikut dalam proses lelang jabatan Asisten IV.

Padahal, Agus Kelana sendiri lolos dari Assesment, dan mengikuti sejumlah tahapan seleksi untuk mendapatkan kembali jabatan yang sempat direbut tanpa proses seleksi dan promosi jabatan, hingga berlanjut kerekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Informasi yang dihimpun di lapangan, Walikota Palembang Harnojoyo sedang meramu formasi terbaik, dengan menempatkan orang kepercayaan di Dispenda Kota Palembang. Entah, dinamika politik apalagi yang dilakukan Harnojoyo untuk membuat Kota Palembang ini lebih maju dari sebelumnya.

Hanya saja, jabatan dari Dispenda ke Asisten IV menjadi tanda tanya besar, banyak pejabat yang sangat menginginkan jabatan di Dispenda Kota Palembang.

“Iya, ada nama Kepala Dinas Perhubungan Palembang Sulaiman Amin dan Kadispenda Agus Kelana dan ada beberapa nama lagi, itu sudah berlangsung sejak Senin lalu,” kata Kabag Humas Protokol Pemko Palembang Akhmad Mustain.

Demikian diakui Sulaiman Amin yang memiliki jabatan potensial di Dinas Perhubungan. Sulaiman mengaku, dirinya juga tidak mengerti dan hanya mengikuti perintah saja. “Melok perintah bae kito ni, di suruh ikut ya ikut,” kata Sulaiman melalui selulernya.

Sementara itu, Agus Kelana belum memberikan keterangan terkait keikutsertaanya mengikuti lelang jabatan Asisten IV. Hanya saja, seperti diketahui sebelumnya Agus Kelana ikut andil dalam melaporkan Walikota Palembang karena melantik pejabat baru tidak sesuai dengan ketentuan UU ASN.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang mulai membuka lelang jabatan tinggi pratama untuk tiga jabatan yakni Sekretaris Dewan, Asisten IV dan Inspektorat. Hal tersebut diungkapkan Walikota Palembang Harnojoyo melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Palembang Akhmad Mustain.

Lelang jabatan untuk tiga jabatan tersebut dibuka secara tertutup, hanya bisa diikuti oleh pejabat di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Palembang saja, sedangkan untuk Inspektorat kemungkinan bisa dari luar pejabat Palembang.

Persyaratan untuk pejabat mengikuti lelang ini diutamakan merupakan eselon II dan pernah mengikuti assessment. Tim Panitia Seleksi (Pansel) akan mengambil nilai assessment dari Walikota dan menilai hasil assessment tersebut. Tahapan seleksi selain itu adalah wawancara dan beberapa persyaratan umum lainnya.

Tim pansel dalam lelang jabatan tersebut terdiri dari kalangan akademisi dan dari pemkot Palembang. Tim pansel diketuai oleh prof Zainudin, Sekteris Dr Febrian, anggotanya Dr Darmowojoyo, Kurniawan, DR Hoyin Rizmu.

Dikatakannya, meskipun ketiga jabatan itu dilelang secara bersamaan, tetapi untuk jabatan Asisten IV Setda Kota Palembang lebih diutamakan. Pasalnya, jabatan ini lebih mendesak karena selaku koordinator SKPD.

Saat ini, selain Sekwan DPRD Palembang, Inspektorat dan Asisten IV, jabatan yang masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang. “Selain tiga jabatan ini, dalam waktu dekat kita akan membuka lelang jabatan untuk Sekda  Kota Palembang,” katanya.#ren



Leave a Reply