
“Kita kesini sebenarnya bukan untuk menguasai kantor ini. Namun karena kami berinisiatif untuk mengembalikan kantor kepada Pemkot Palembang mengingat adanya dualisme kepengurusan selama ini,” kata Karataker Sekretaris KNPI Palembang Ruby Indiarta, Selasa (9/8).
Lebih lanjut Ruby mengatakan langkah ini diambil untuk menghindari gesekan mengingat adanya dualisme kepengurusan. “Kita kesini bukan untuk menguasai, karena adanya dualisme kepengurusan jadi lebih baik kita serahkan saja kantor ini kepada Pemkot Palembang sebagai pemilik gedung ini dan bagi kami ini lebih adil,” tegasnya.
Sementara itu di pihak KNPI yang diketuai H Handry Pratama melalui Sekretaris KNPI Palembang Marhaili Sutomo cukup kooperatif menyikapi dari sikap sang rival.
“Kami tidak bisa memaksa kalau inginnya begitu, lebih baik diserahkan saja ke Pemkot Palembang sebagai pemilik gedung,” pungkasnya. [yip]Rmol.sumsel