Site icon Trijaya FM Palembang

OH… TERNYATA, INI ALASAN WALIKOTA PALEMBANG MINTA LAGI SUBSIDI TRANS MUSI

koRMOL. Ditolaknya usulan tambahan subsidi Perseroan Terbatas (PT) Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2016 membuat Walikota Palembang Harnojoyo turun tangan.
Harnojoyo yang tetap menginginkan PT SP2J mendapatkan subsidi mengajukan surat permohonan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang. Ia minta dikabulkan permintaan perusahaan plat merah tersebut.
Orang nomor satu di Kota Palembang itu beralasan, subsidi untuk PT SP2J masih sangat dibutuhkan. Terutama atas pertimbangan pegawai Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi akan terbengkalai jika PT SP2J tidak lagi disuapi.
“Alasan Walikota karena memikirkan pegawai. Katanya agar tidak ada masalah demo dari pegawai PT SP2J yang merasa dirugikan,” kata Wakil Ketua DPRD Palembang M Adiansyah, Selasa (6/9).
Atas permohonan Walikota, DPRD mulai melunak. Parlemen yang sebelumnya menolak usulan tambahan subsidi itu, kini mulai mempertimbangkan memenuhi permintaan tersebut.
“Berdasarkan pertimbangan permintaan Walikota, kami berencana memberikan subsidi untuk PT SP2J pada Rancangan APBD Perubahan 2016,” jelas Adiansyah.
Menurut dia, sebagai pihak yang sangat menginginkan agar PT SP2J kembali mendapatkan subsidi, Harnojoyo sendiri yang mengajukan permohonan kepada DPRD.
“Walikota sendiri yang mengirim surat. Jadi kami akan pertimbangkan kembali,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD Palembang tidak akan mengabulkan sepenuhnya usulan tambahan anggaran yang diajukan PT SP2J. Dimana pada rancangan APBD Perubahan 2016, PT SP2J menginginkan subsidi tambahan sebesar Rp 8 miliar.
Bagi Adiansyah, angka tersebut tidak dapat direalisasikan sehingga subsidi yang diberikan kepada PT SP2J tidak akan terpenuhi semuanya.
“Mungkin tidak sampai separuh dari yang mereka minta. Karena ada pertimbangan lain yang juga harus kami dengarkan,” ungkapnya. [ida]