Site icon Trijaya FM Palembang

Pria di NTB Bernama Bobot Maksimum Tapi Kurus

Foto: Bobot Maksimum (dok pribadi)

Lombok – Seorang pria di Lombok Tengah, NTB, memiliki nama yang tak lazim. Warga Desa Kawo ini, bernama Bobot maksimum yang kini berusia 24 tahun. Kini ia mencalonkan diri sebagai caleg.

Namun namanya tak sesuai dengan ukuran tubuhnya. Meski memiliki nama bobot maksimum, pria tersebut hanya memiliki berat badan 56 kg.

“Banyak yang mengira kalau nama saya itu nama samaran dan disangkanya saya main-main dengan nama itu,” ungkap Bobot Maksimum kepada detikcom, Selasa (8/1/2019).

“Tapi setelah saya tunjukkan KTP saya, baru mereka percaya,” sambungnya, sembari menuturkan salah satu pengalaman pertama kali berkenalan dengan orang yang baru dikenalnya.

Bobot adalah anak pertama dari pasangan Murdi (50) dan Imin (49). Bobot menuturkan tentang kisah nama pemberian dari kedua orangtua yang melekat menjadi identitasnya itu.

Saat dirinya masih dalam kandungan, waktu itu kedua orang tuanya belum berstatus PNS, keadaan ekonomi kedua orang tuanya pun tidak seperti sekarang ini.

“Waktu saya baru lahir saya hampir meninggal. Saya kena penyakit seperti busung lapar, perut saya saja yang buncit, tapi badan saya kurus,” cerita Bobot.

Karena kondisinya yang demikian, ungkap Bobot, kedua orang tua berinisiatif memberikannya nama menjadi Bobot Maksimum.

Memiliki nama yang unik pernah membuat Bobot merasa risih ketika orang sedikit cerewet menanyakan soal identitas namanya yang sebenarnya. Namun belakangan ia merasa bersyukur dengan memiliki nama unik itu. Banyak orang yang penasaran karena ingin mengenalnya lebih jauh. Terlebih lagi sekarang ini Bobot mencoba peruntungan dengan ikut menjadi Caleg di DPRD Kabupaten Lombok Tengah.

“Syukur nama saya itu sebagai bonus, karena saya ndak perlu repot lagi memperkenalkan nama,” kata Bobot.

(rvk/asp)