
JAKARTA – Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai penerimapenghargaan Muslim Choice Goverment Awards tahun 2018.
Gubernur
Sumatera Selatan H Herman Deru kembali mendapat pengakuan dari
pemerintah pusat, kali ini HD mendapatkan penghargaan dari Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI berupaya Anugrah Nirwasita
Tantra (Green Leadership)Tahun 2018.
Penghargaan Nirwasita Tantra (Green Leadership)Tahun 2018 didasarkan, surat Sekjen KLHK RI Nomor UN.8/Setjen/Datin/DTN.0/1/2019
tertanggal 9 Januari 2019. Diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla
diterima Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, bertempat di gedung
Manggala Wanabhakti Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Senin
(14/01).
Anugrah
Nirwasita Tantra diberikan pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasati
atas program kerja HD-MY dalam membangun Sumatera Selatan yang
berdasarkan hasil penyajian data dan informasi pencapaian Indeks
Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Sumatera Selatan terus mengalami
peningkatakan secara signifikan.
Gubernur
H Herman Deru dinilai tim independen memiliki kometmen dalam kebijakan
pembangunan berwawasan lingkungan, melakukan inovasi mengembangkan
energi terbarukan serta penguatan institusi pelaksana urusan dibidang
lingkungan hidup di Sumatera Selatan.
Dalam
visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan HD-MY yakni Sumatera
Selatan Maju Untuk Semua, dalam penjelasan visi dimaksudkan sebagai
keadaan di mana terwujudnya pembangunan daerah yang berwawasan
lingkungan, pembangunan berkelanjutan dan kemaritiman yang merata dan
berkeadilan yang hasil dari pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh
anggota masyarakat.
Wakil
Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya usai menerima penghargaan Nirwasita
Tantra (Green Leadership) Tahun 2018 menegaskan, Sumatera Selatan
memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) berlimpah berupa mineral
tambang meliputi sumber daya energi gas alam, gas metan, minyak bumi,
batu bara dan energi terbarukan yang pengelolaannya harus diolah secara
arif dan bijaksana sebagai warisan pada generasi mendatang.
“Terima
kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam jalannya proses
pembangunan di Sumatera Selatan, termasuk pembangunan bidang lingkungan
hidup. Ini juga merupakan buah dari adanya hubungan harmonis antara
eksekutif dan legislatif danStakeholder yang ada di Sumatera Selatan,”
ujar mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini.
Pemerintah
Provinsi Sumsel, tegas MY kedepan akan menerapkan kebijakan
pengelolaan pembangunan berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas
lingkungan hidup, salah satunya dalam pengelolaan sampah atau limbah
secara benar dan tidak mencemari lingkungan.
“Kita
sangat konsentrasi dengan masalah lingkungan ini, jangan sampai
kebijakan yang kita jalankan justru menjadi masalah dimasa datang.
Karena itu kita butuh kajian yang lebih mendalam dengan melihat semua
apek yang ada terutama terkait dengan masalah lingkungan hidup,”
tambahnya.
Ditempat
yang sama, penghargaan serupa juga diberikan kepada Ketua DPRD Sumsel
serta Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Sumatera Barat.
Sedangkan
untuk Kabupaten/kota diserahkanAnugrah Piala Adipura tahun 2018.
Untuk Provinsi Sumatera Selatan diberikan kepada Walikota Palembang
dalam kategori kota Metropolitan, Bupati Lahat kategori kota sedang,
Bupati Ogan Komering Ulu, Bupati Ogan Komering Ilir, Bupati Musi
Banyuasin, Bupati Muara Enim, Bupati Ogan Komering Ulu Timur dan
Walikota Prabumulih masing-masing kategori kota kecil.