
Hal tersebut disampaikannya saat menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sumsel Dr. H. Sudirman D. Hury, SH., MM., M.SC dalam rangka silaturhami sekaligus melaporkan kinerja Kemenkumham sebagai fungsi controlling di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (23/01).
Palembang – Gubernur
Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berjanji segera memperbaiki
akses jalan yang rusak menuju lembaga permasyarakatan (Lapas) Mata
Merah. Hal tersebut disampaikannya saat menerima Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sumsel Dr. H. Sudirman D.
Hury, SH., MM., M.SC
dalam rangka silaturhami sekaligus melaporkan kinerja Kemenkumham
sebagai fungsi controlling di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (23/01).
Gubernur
Sumsel Herman Deru mengapresiasi koordinasi yang dilakukan oleh Kanwil
Kemenkumham Sumsel. Iapun mengaku tupoksi dari Kanwil Kemenkumham Sumsel
sangat baik.
Menyimak
laporan dari Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel berkenaan dengan akses
jalan yang rusak, Herman Deru menuturkan sepanjang jalan Lapas Merah
Mata merupakan jalan provinsi dan sudah dianggarkan oleh Pemprov Sumsel
untuk perbaikannya.
“Sebagai
Pemimpin daerah ini saya merasa bangga, artinya dari sektor hukum dan
HAM mulai dari anak-anak binaan hingga berkenaan dengan lembaga
permasyarakatan (Lapas) terinfo dengan baik. Saya ucapkan banyak
terimakasih,” ungkapnya
Dikatakan
Herman Deru, Kepala Daerah merupakan perpanjangan tangan dari
pemerintah pusat di Provinsi, mengingat info yang dikoordinasikan akan
menjadi acuan bahan penyampaian di hadapan awak media maupun pada
pemerintah pusat.
Menurutnya,
kinerja Kanwil Kemenkumham Sumsel menjadi penilaian tersendiri un
alłtuknya, karena makin memperjelas hubungan baik antara instansi-
instansi vertikal dengan Pemprov Sumsel.
“Seyogyanya
ini akan menjadi acuan bagi dan menghimbau Kementerian lainnya untuk
aktif karena aktif menginfokan akan menjadikan bahan penyampaiann saya
di hadapan awak media maupun pusat,”tambahnya
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sumsel Dr. H. Sudirman D. Hury, SH., MM., M.SC juga melaporkan,Sehubungan
dengan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Hukum
dan HAM Indonesia Khususnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Dikatakannya,
Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2017
melaksanakan pangadaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan
formasi 611 orang untuk wilayah provinsi Sumsel yang saat ini telah
aktif Unit Pelaksana Teknis (UPT) jajaran Kantor Wilayah Kementerian
Hukum dan HAM Sumsel.
“Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2017 tersebut telah
menjalani orientasi dan telah dinyatakan lulus pendidikan dan pelatihan
dasar yang selanjutnya akan diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipi (PNS)
Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia,” tuturnya
Untuk
diketahui, Pada Tahun Anggaran 2018 Kementerian Hukum dan HAM Republik
Indonesia kembali melaksanakan pengadaan Seleksi Calon Pegawai Negeri
Sipil (CPNS) dengan formasi untuk Sumatera Selatan sebanyak 44 orang dan
akan melaksanakan kegiatan Orientasi sebelum mulai aktif melaksanakan
tugas di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera
Selatan
” Pelaksanaan
kegiatan pengambilian Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun Anggaran
2017 sebanyak 611 orang dan Pembukaan Orientasi bagi Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2018 sebanyak 44 orang jajaran Kantor
Wilayah Kemerterian Hukum dan HAM Sumatera Selatan direncanakan akan
dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesía pada tanggal 01 Februari
2019,” pungkasnya