“Majlis Khotmil Qur’an seolah menjadi berkah pandemi, karena lahir di saat pandemi covid melanda Indonesia”, tegas ust Ahmad Jaeni, MA selaku pembina Majlis Khotmil Qur’an. Pertama kali terbentuk hanya 1 kelompok, lalu secara berlahan terus bertambah hingga akhirnya mencapai 15 kelompok. Setiap kelompok diikuti 30 peserta dan masing-masing peserta mempunyai tugas menyelesaikan satu juz dalam setiap minggu. Sebagai bentuk syukur dan apreasiasi atas capaian tersebut, digelar kegiatan Khataman Akbar disertai dengan pembagian hadiah Al-Qur’an.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Ar-Rahmah Ust. Fathuri Mumtaza, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menggerakkan kegiatan Al-Qur’an di masjid Ar-Rahmah sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Ar-Rahmah sebagai Pusat Pendidikan Al-Qur’an.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Mesjid Ar-Rahmah Perumahan Duta Mekar Asri tersebut selain hidadiri ratusan peserta, hadir pula Ust. Rusydi Helmi, salah satu perintis masjid Ar-Rahmah dan Ketua BKM Ar-Rahmah, H. Teguh Ismoyo, SH.//Kelana Peterson
