TUAIPUJA muncul sebagai sebuah usaha solo, merangkul tren musik rakyat, yang sering disebut sebagai “musik senja,” yang diterima oleh beragam audiens di seluruh negeri. Dengan suara yang khas dan visi bercerita melalui musik, TUAIPUJA memikat pendengar dengan perpaduan unik antara melodi akustik dan narasi puitis.
“JANAKA KAMMA”, mini album debut TUAIPUJA, menampilkan empat lagu menawan: “Petang Esok Bertemu”, “Diam Bicaralah”, “Hujanlah Hujan”, dan single menonjol “Senja Bagai Janji”. Setiap lagunya mewujudkan esensi ekspresi artistik TUAIPUJA, menawarkan perjalanan emosi dan pengalaman.
Ditulis oleh Rival berbakat Achmad Labbaika, yang dikenal sebagai Ipay, “Senja Bagai Janji” menjadi single utama dari “JANAKA KAMMA.” Dengan lirik yang menyentuh dan suara akustik, lagu ini menggambarkan pesan harapan dan optimisme, yang sangat menyentuh hati pendengar.
Perjalanan musik TUAIPUJA diperkaya oleh kolaborasi dengan para profesional industri berpengalaman seperti Indra Qadarsih, yang terkenal karena keahliannya sebagai mixing dan mastering engineer. Selain itu, kontribusi dari musisi ternama seperti Lian Pangabean dan Wendy Bagindas menambah kedalaman dan dimensi pada lagu, menciptakan pengalaman mendengarkan yang benar-benar mendalam.
Sebelum memulai proyek solonya, Ipay mendapat pengakuan sebagai vokalis band Pesta, merilis hits di bawah label NAGASWARA. Kini, dengan “JANAKA KAMMA”, Ipay menyambut babak baru dalam karier musiknya, mengeksplorasi hasratnya terhadap melodi dan cerita yang terinspirasi dari folk.
Berkaca pada perjalanannya, Ipay berbagi kegembiraannya untuk masa depan dan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk berbagi karya seninya dengan dunia. Dengan tujuan yang baru, ia berharap dapat menginspirasi penonton dan memberikan pengaruh yang berarti melalui musiknya.
Saat “JANAKA KAMMA” bersiap untuk memasuki dunia musik, TUAIPUJA bertujuan untuk menyentuh hati pendengar secara nasional, menyebarkan hal-hal positif dan inspirasi melalui musik mereka. Dengan suara yang unik dan lirik yang menyentuh hati, mereka mengajak penonton untuk memulai perjalanan musik yang berbeda dari biasanya.//Kelana Peterson.
