Jakarta – Kadri, yang dikenal sebagai “The Singing Lawyer”, memulai debut solo karirnya pada tahun 2024 dengan merilis single apik berjudul “Karmila”, sebuah lagu klasik ciptaan Farid Hardja dari tahun 1977. Lagu ini mengisahkan tentang kisah cinta imajiner masa muda Farid Hardja dengan seorang gadis bernama Karmila.
Untuk memperkenalkan single ini, Kadri bersama LiLo The Producer, yang juga merupakan gitaris KLa Project, menggelar acara “Press Conference & Show Case Kadri, LiLo The Producer” pada Senin, 1 Juli 2024. diadakan di Anjungan Sarinah, Jakarta, Pukul 16.00 – 17.30 WIB Sebagai Moderator Buddy Ace.
Showcase ini juga akan menampilkan penyanyi pop Adjji Alvarendra dengan hits single “Lelah Menghadapimu”, Inas dengan hits single “1/4 Abad”, dan Vini Charissa dengan “Kau Bilang Takkan Pergi”.
LiLo, yang bertindak sebagai Executive Producer dan Producer, bekerja sama dengan NAGASWARA sebagai partner distribusi. Vokal Kadri yang kuat dengan vibrato memberikan signature yang tidak biasa dalam single klasik ini, menunjukkan musikalitas yang berbeda. Kadri tidak meniru Farid Hardja, melainkan menghadirkan karakter vokal yang kuat dan alami.
Sebelumnya, Kadri bersama band the KadriJimmo telah merilis album dan beberapa single sukses, termasuk “Seandainya Aku Bisa Terbang” (Yovie Widianto/Kahitna), “Ingin Punya Pacar Lagi” (2019), dan “Lamar” (2019). LiLo berhasil mengeluarkan potensi suara vibrato Kadri dan membawanya keluar dari zona nyaman. Sentuhan musik Rock ‘n’ Roll modern dengan paduan choir dari band Beach Boy membuat “Karmila” menjadi produk retro yang elegan dan mudah diterima oleh pendengar musik saat ini.
“Saya ingin generasi sekarang bisa merespons lagu ini dengan mudah. Sebuah anthem cinta beda usia yang unik menjadi salah satu karya terbaik dari Farid Hardja. Saya menerjemahkan aransemen “Karmila” lewat bahasa jelajah masa lalu dan pendekatan musik modern. Kadri menjadi artis pertama untuk Program dan Album LiLo The Producer yang sedang saya garap,” ujar LiLo.
Kadri mengaku merasa bisa melakukan eksplorasi power pop yang kuat bersama LiLo. Bahasa visual menjadi elemen penting dalam narasi lagu “Karmila” ini. Video klip untuk lagu ini sedang dipersiapkan, dengan harapan visualnya sesuai dengan profesi Kadri sebagai rocker dan lawyer. Kadri juga telah membentuk band Kadri Karmila yang melibatkan anak-anak Gen Z berkualitas.
“Saya sudah membentuk band Kadri Karmila yang melibatkan anak-anak Gen Z berkualitas dan akan tampil meriah dalam musik, gaya, dan fashion,” ujar Kadri. Awalnya, menyanyikan lagu ini menjadi bahan candaan teman-teman karena dianggap meniru karakter vokal Farid Hardja. Namun, setelah diolah dengan aransemen musik oleh LiLo The Producer, hasilnya menjadi sesuatu yang berbeda dan baru. Kadri pun membawa materi ini ke Bapak Rahayu Kertawiguna, CEO NAGASWARA, dan berhasil menandatangani kontrak untuk lagu ini sebagai penyanyi solo.
Kadri berharap single “Karmila” dapat menarik perhatian pecinta musik Indonesia dan menjadi narasi serta tafsir musik power pop yang mudah diterima di industri musik Tanah Air.
//Kelana Peterson
