Site icon Trijaya FM Palembang

Pergerakan Bursa Saham Global Sepekan

Pergerakan bursa saham global sepekan dipengaruhi beberapa sentimen antara lain:

Pada minggu lalu, bursa saham Wall Street bergerak bervariasi namun cenderung melemah secara mingguan karena masih dipengaruhi oleh sentimen saling balas tarif oleh AS dan sejumlah negara mitra. Pelemahan indeks bursa AS terbantu oleh kenaikan indeks pada perdagangan di akhir pekan setelah adanya pernyataan The Fed terkait kondisi ekonomi.

Beberapa mitra dagang AS melakukan pembalasan atas tarif dagang yang dikeluarkan AS.

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan China membalas dengan menerapkan tarif sebesar 10% dan 15% pada produk pertanian AS tertentu, termasuk daging ayam, daging babi, kedelai, dan daging sapi*. China juga menempatkan 10 perusahaan AS lainnya dalam daftar entitas yang tidak dapat diandalkan, yang akan membuat perusahaan-Perusahaan AS itu tidak dapat melakukan kegiatan terkait impor atau ekspor yang berhubungan dengan China, dan untuk menanamkan investasi baru.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, pada hari Selasa kemarin juga mengatakan akan mengenakan tarif 25% terhadap produk AS bernilai USD155 miliar, diawali dengan produk senilai USD30 miliar dan USD125 miliar sisanya dalam 21 hari ke depan*. Trudeau juga mengancam akan menghentikan pengiriman nikel.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, juga mengatakan akan menanggapi kenaikan tarif yang diberlakukan AS, tetapi baru akan mengumumkannya pada hari Minggu (8/3) dalam sebuah acara publik di Mexico City*.

Pasar mencermati pernyataan The Fed pada akhir minggu. Gubernur The Fed, Jerome Powell, mengatakan, ekonomi dalam kondisi baik. Powell juga mengatakan, bank sentral tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga dan menyuarakan kekhawatiran tentang kebijakan Presiden Trump*. Powell mengatakan bahwa Fed akan mengambil pendekatan yang hati-hati terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Data yang dirilis pada Jumat pagi menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS meningkat pada Februari. Namun, pemecatan pegawai pemerintah AS baru-baru ini belum tercermin pada rilis data tersebut.

Domestic Highlights

Perkembangan dari pasar saham domestik pada akhir pekan lalu (7/3) menunjukkan IHSG ditutup menguat sebesar 5,83% (wtd) ke posisi 6.636,00 dari penutupan pekan sebelumnya (28/2) pada level 6.270,60. Rata-rata nilai transaksi harian sepanjang pekan lalu turun dibandingkan pekan sebelumnya, yakni menjadi Rp13,14 triliun dari sebelumnya Rp13,69. Dengan demikian, rata-rata nilai transaksi harian sejak awal tahun senilai Rp11,77 triliun. Sementara itu, sepanjang pekan lalu investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp450,33 miliar. *Secara akumulatif, investor asing membukukan net sell senilai Rp23,35 triliun sejak awal tahun*. Rupiah berdasarkan kurs Bloomberg terapresiasi ke level Rp16.295/USD dari sebelumnya sebesar Rp16.580/USD.

Beberapa informasi ekonomi penting selama sepekan kemarin antara lain:

IHK mengalami deflasi sebesar 0,48% (mom) pada Februari 2025. Deflasi terbesar disumbang oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,59%, dengan andil deflasi 0,52%.
PMI Manufaktur RI mencapai 53,6 pada Februari 2025, tertinggi dalam 11 bulan terakhir sejak Maret 2024. Peningkatan jumlah tenaga kerja pada Februari 2025 juga menjadi yang tercepat dalam sejarah survei ini.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan menyerap anggaran hingga Rp 2 triliun per bulan mulai Maret 2025. Hingga akhir tahun 2025, jumlah penerima manfaat MBG diperkirakan mencapai 82,9 juta orang.
Presiden resmi menetapkan 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029 melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2025. PSN ini terdiri atas 48 proyek lanjutan dari pemerintahan sebelumnya dan 29 proyek baru.
Kemenkeu belum juga mengumumkan laporan realisasi APBN periode Januari 2025 yang semestinya dirilis akhir Februari lalu. Menurut analis, keterlambatan publikasi APBNKita tersebut menyebabkan keresahan di kalangan investor.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) PNS tahun 2025. Pencairan THR tersebut paling cepat dilakukan tiga pekan sebelum Idulfitri.

Presiden mempercepat 21 proyek hilirisasi dengan anggaran Rp180 triliun dari Danantara*. Salah satu proyek prioritas adalah gasifikasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) untuk mengurangi ketergantungan pada LPG.(Ly/Ril)