BEKASI – Puluhan pengojek online (Ojol) serta pekerja serabutan di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi, lebih banyak disasar Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) yang tengah berbagi 100-an nasi boks/air mineral botol, Jumat (4 Juli 2024).
Seperti diketahui bahwa Tim PJBW pekan ke-31 memang melakukan secara ajak keliling wilayah untuk menjumpai para penerima manfaat yang tepat sasaran. Mereka mayoritas ditemui saat tengah beristirahat tak melayani pelanggan maupun bekerja sesuai tugasnya.
Sosok Ridwan, Ojol yang asli warga Bekasi, ditemui tengah santai di sekitaran Perumahan Sumarecon, Kota Bekasi. Saat satu dua orang ditemui untuk menerima nasi boks/air mineral botol, akhirnya sekelompok yang lain ikutan bergabung.
“Kalau sudah di atas jam 10-an, ya biasa kami istirahat sejenak. Kadang sambil ngopi-ngopi dan ngadem di bawah pohon rindang. Makanya, pas ditawari makanan dan minuman dari Program Jumat Berkah Wartawan, ya mau banget. Pas laparnya, maka itu saya dan teman-teman langsung menyantapnya,” aku Ridwan kepada POSBERITAKOTA dan POSMETRONEWS yang mengawal kegiatan berbagi tersebut.
Tak cuma Ojol (ojek online) saja. Juga puluhan Opal (ojek pangkalan) di Pintu Gerbang Timur Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kebalen, Babelan, Bekasi, juga ditemui Tim PJBW pekan ke-31. Setelah mereka bawa (narik) penumpang berkali-kali, mengaku kecapean dan perut keroncongan.
“Nah, kalau kebagian makanan dan minuman dari Program Jumat Berkah Wartawan, ya bersyukur banget. Syukur alhamdulillah, bisa buat ganjal perut, sebelum rehat untuk sholat Jumat,” ujar Rojihi, pengojek pangkalan dengan wajah sumringah.
Selanjutnya, Tim PJBW juga seperti biasa menemui para pekerja serabutan. Salah satunya dengan mendatangi 10 orang penggali kubur di TPU Bos Babelan. Lagi-lagi, mereka mengucapkan rasa terima kasih, karena rutin didatangi sejak awal hingga pekan ke-31 Program Jumat Berkah Wartawan.
Saat keliling di sekitar wilayah Stasiun KA Bekasi. Penjaga tempat parkir, Supeltas perempatan jalan maupun pekerja serabutan – juga disasar Tim PJBW. Bagi mereka bisa menerima nasi boks/air mineral botol, diibaratkan rejeki. Dari situ setidaknya bisa mengirit karena tak harus membeli keperluan makan siang.
“Saya memandang Program Jumat Berkah Wartawan yang berbagi nasi boks/air mineral botol, sangat memberi manfaat bagi kami semua. Kenapa? Saya kan cuma penjaga lahan parkir, seharian cuma dapat honor antara Rp 50 – 60 ribu,” curhat Tubagus yang ditemani Irfan, rekan sekerja.
Para pekerja harian lepas yang bertugas mengurus taman di sejumlah perumahan di wilayah Bekasi, nampak tak asing lagi sebagai penerima manfaat. Matsani dan Suari serta puluhan yang lain – sehari-harinya mengaku sebagai perawat taman.
‘Gaji tukang kebon kayak saya begini, gajinya cuma Rp 80 – 100 ribu. Dan, dibayar setiap hari. Makanya, kalau dapat buat makan siang kayak begini, ya bersyukur banget,” tutur Haryadi, lelaki berusia 40 tahun, apa adanya.
Suari dan Iskandar, juga tukang kebun alias pembersih rumput di Sumarecon, Kota, Bekasi, mengutarakan hal senada. Hanya bergaji harian dan tanpa diberi makan siang, penghasilan tentu saja tak cukup untuk keluarga.
Selebihnya, Tim PJBW di pekan ke-31 juga ketemu puluhan para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Mereka itu hampir setiap harinya selalu jadi penerima manfaat, jika ada pihak yang berbagi nasi boks/air mineral maupun Sembako.
Puluhan ibu-ibu dan pria tua, nampak duduk berleha-leha di sekitar Perumahan Duta Harapan, Kota Bekasi. Mereka dikentarai setiap pekan Jumat selalu ditemui Tim PJBW. Tak ayal langsung menyantapnya dengan lahap, setelah menerima nasi boks/air mineral. (***)
