Site icon Trijaya FM Palembang

Sapu Bersih Dukungan, Langkah Cik Ujang Pimpin Demokrat Sumsel Tak Terbendung

PALEMBANG-Dinamika politik internal Partai Demokrat Sumatera Selatan memasuki babak krusial. Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel resmi ditutup, dan hanya satu nama yang muncul ke permukaan: Cik Ujang. Situasi ini menandai kuatnya konsolidasi internal partai menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

Dalam konferensi pers yang digelar di Palembang, Rabu petang (29/4/2026), sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) turut hadir, di antaranya Simanjuntak, Rocky Amo, Panji Silaban, Bobby, serta jajaran pengurus DPD Demokrat Sumsel seperti MF Ridho dan Kiky Subagio. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa proses penjaringan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Rocky Amo dalam keterangannya menyampaikan bahwa Cik Ujang mendapatkan dukungan luas dari struktur partai. “Sebanyak 17 DPC, 1 DPD, serta 1 gabungan sayap partai telah memberikan dukungan kepada H. Cik Ujang untuk maju sebagai calon Ketua DPD,” ungkapnya. Dukungan tersebut menjadi dasar kuat dalam proses verifikasi yang dilakukan panitia.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan dukungan, hanya satu nama yang memenuhi syarat sebagai calon Ketua DPD. “Secara aturan organisasi, maksimal tiga nama dapat diusulkan. Namun jika hanya satu, maka nama tersebut tetap dibawa ke DPP untuk diproses lebih lanjut,” jelas Rocky.

Selanjutnya, nama calon yang telah ditetapkan akan diserahkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan resmi. Mekanisme ini menjadi bagian dari proses final dalam menentukan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.

Menanggapi hanya adanya satu kandidat, Rocky menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi kader lain untuk maju. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa hanya Cik Ujang yang berhasil mengantongi dukungan mayoritas. “Bukan berarti tidak membuka peluang, tetapi memang hanya satu calon yang memenuhi dukungan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyebut Musda kali ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal partai. Konsolidasi antar kader dinilai sangat penting dalam menghadapi tantangan politik ke depan, terutama dalam upaya meningkatkan perolehan suara Partai Demokrat di Sumatera Selatan.

Dengan mengerucutnya dukungan pada satu nama, peluang Cik Ujang untuk memimpin Demokrat Sumsel semakin terbuka lebar.