Aksi Nyata PNM Cabang Banyuwangi Cegah Stunting dan Peduli Gizi di 8 Titik

Banyuwangi, 27 Mei 2025 – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banyuwangi terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui aksi sosial bertajuk “Aksi PNM CegahStunting dan Imunisasi Gratis”. Kegiatan ini berlangsung pada 21, 22, dan 24 Mei 2025, menjangkau 8 titik lokasi di Kabupaten Banyuwangi dan berkolaborasi dengan tiga Puskesmas: Genteng Kulon, Singojuruh, dan Gitik.

Dengan semangat dan mengusung #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM,  PNM menghadirkan aksi nyata dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui edukasi pencegahan stunting, imunisasi gratis, serta pemberian paket gizi bagi ibu hamil dan balita. Kegiatan ini dilaksanakan di aula puskesmas dan balaidesa yang tersebar di delapantitik wilayah binaan. Lebih dari 150 orang penerima manfaat hadir, terdiri dari nasabah PNM dan masyarakat sekitar yang mengikuti sesi penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan ini melibatkan tenaga penyuluh dari puskesmas setempat: Anzar Fitria Prihandini, S.Gz (Puskesmas Genteng  Kulon), RuvyRizka (Puskesmas Singojuruh), dan Dessy Miftahul Hayati (PuskesmasGitik), serta  didukung oleh insan PNM dari Kantor Cabang, Unit ULaMM, dan Unit Mekaar. Sinergi ini memperkuat  nilai pemberdayaan yang dilakukan PNM secara  berkelanjutan.

Pemimpin Cabang PNM Banyuwangi, Sugiyati Nurul Handayani, menyampaikan bahwa PNM tidak hanya  berfokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga peduli terhadap kualitas hidup masyarakat. “Aksi ini adalah bentuk nyata azas manfaat PNM dalam mendampingi lahirnya generasi emas. Selain dukungan usaha, kami juga hadir untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui upaya preventif seperti pencegahan stunting” ujar Nurul.

Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari jajaran Muspika di tiga  kecamatan, antara lain KepalaDesa, Camat, Kapolsek, dan Danramil. Danramil 0852/04 Genteng, Sutoyo SH, menilai program ini selaras dengan upaya bersama dalam mencetak anak-anak sehat sebagai harapan bangsa. “Kami berharap aksi seperti ini dari PNM terus berlanjut agar masyarakat semakin  terbantu,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Genteng  Kulon, Suroso, S.K.M, juga memberikan  apresiasi atas kerjasama yang terjalin. “Terimakasih kepada PNM yang menunjukkan bahwa pencegahan stunting butuh ‘super tim’. Dengan kebersamaan, target Banyuwangi zero stunting bukan hal  mustahil,” tegasnya.

PNM percaya bahwa edukasi gizi dan pencegahan  stunting adalah bagian penting dari misi pemberdayaan yang holistik. Aksi di 8 titik ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari investasi sosial jangka panjang dalam membangun keluarga sehat, anak-anak cerdas, dan masyarakat mandiri.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, PNM terus berkomitmen menjadi mitra pemberdayaan yang tak hanya menguatkan ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial bagi masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.



Leave a Reply