-
Matahari yang Bangun Besok Pagi
- April 25, 2026
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Sastra On Trijaya
No Comments
Di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur, sebuah bangku taman yang catnya sudah mengelupas menjadi saksi bisu bagi seorang pria bernama Aris. Malam itu, dunianya terasa menciut hingga seukuran layar ponsel yang sedari tadi ia genggam tanpa arah. Aris baru saja kehilangan segalanya dalam kurun waktu satu bulan: pekerjaan yang ia bangun selama sepuluh
-
Surat untuk Jiwa yang Berlari
- April 19, 2026
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita, Sastra On Trijaya
Lampu jalanan di tepian Sungai Musi mulai meredup saat aku akhirnya duduk di kursi kayu yang sudah mengelupas catnya. Di tanganku, ada secarik kertas lusuh yang kutemukan di selipan buku agenda lama. Tulisan di sana berantakan, ditulis oleh versiku sepuluh tahun yang lalu. “Untuk aku di masa depan: Apakah kau sudah punya kamera yang kau
-
Dibalik Aroma Kopi
- April 15, 2026
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Sastra On Trijaya
Bagi Arini, kesunyian bukanlah sebuah lubang kosong yang harus diisi, melainkan sebuah kanvas yang ia lukis setiap hari. Di usianya yang menginjak tiga puluh lima, “hidup sendiri” bukan lagi sebuah fase transisi, melainkan sebuah pilihan yang ia peluk dengan erat. Pagi itu, Jakarta sedang tidak bersahabat. Langit abu-abu menggantung rendah, menumpahkan rintik hujan yang mengetuk
Jika Anda membutuhkan informasi atau Anda ingin melakukan kerjasama dengan kami, Hubungi kami sekarang juga.
