Morning Market Highlights – Selasa, 2 Desember 2025

Global Highlights

​Wall Street Melemah: Indeks-indeks utama terkoreksi (Senin, 1/12), dipicu oleh aksi jual di pasar kripto yang menyeret saham-saham terkait (seperti Coinbase dan Bitfarm). Saham teknologi juga tertekan aksi profit taking.

​Aktivitas Manufaktur Kontraksi:

​AS: Indeks manufaktur turun ke 48,2, menandai kontraksi 9 bulan berturut-turut.

​China: Aktivitas manufaktur menyusut untuk pertama kalinya dalam 4 bulan, memperkuat kekhawatiran perlambatan ekonomi.

​Kesepakatan Farmasi AS-Inggris: AS menghapus tarif impor produk farmasi Inggris sebagai imbalan atas keputusan Inggris menaikkan anggaran pembelian obat NHS hingga 25%.

​🇮🇩 Domestic Highlights

​IHSG Menguat Tipis: IHSG ditutup menguat 0,47% ke posisi 8.548,79 (Senin, 1/12).

​Investor Asing Net Sell: Investor asing mencatat net sell Rp120,64 miliar harian, dengan akumulasi net sell Rp29,70 triliun YTD.

​Rupiah Menguat: Rupiah terapresiasi tipis ke level Rp16.659/USD.

​Data Makro:

​Inflasi RI November 2025 melandai menjadi 2,72% (yoy).

​Utang Pemerintah naik menjadi Rp9.408,6 triliun (Rasio utang terhadap PDB 40,3%).

​Neraca Dagang surplus USD2,4 miliar (surplus beruntun 66 bulan).

​PMI Manufaktur naik ke 53,3, tertinggi sejak Februari 2025.

​🏢 Corporate Highlights

​SMRA & UANG: Keduanya mencatat penurunan laba bersih hingga Kuartal III-2025 (SMRA turun 41,39%, UANG turun 10,77%).

​TOWR: Akan membagikan dividen interim Rp6,87 per saham.

​CLEO: Mencatat pertumbuhan penjualan 6% hingga September 2025.

​PANI: Akan melakukan right issue dengan potensi perolehan dana Rp15,73 triliun.



Leave a Reply