Siswa SMPN 259 Jakarta Terjun ke Dunia Film, Angkat Kisah Bullying Lewat Suara di Kepala Bimo

Jakartan- Dunia film ternyata tak hanya milik aktor profesional. Para siswa SMP Negeri 259 Jakarta juga ikut merasakan serunya berada di depan kamera lewat film pendek *Suara di Kepala Bimo*.

Film berdurasi sekitar lima menit tersebut menjadi karya kreatif siswa SMPN 259 Jakarta untuk berpartisipasi dalam TNI Creative Fest 2026.

Uniknya, film ini tak sekadar menawarkan cerita hiburan. *Suara di Kepala Bimo* membawa isu bullying yang dekat dengan kehidupan remaja dan pelajar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 259 Jakarta, Elvina, dipercaya menjadi produser. Menurutnya, produksi film menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mengembangkan kreativitas siswa.

“Sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi mampu menumbuhkan kreativitas siswa, di antaranya melalui seni peran,” ujar Elvina saat syuting, Minggu (20/9/2026).

### Angkat Cerita yang Dekat dengan Pelajar

Tokoh utama Bimo dimainkan Dhirgam Al Hakim. Ia didampingi Ferdinand Deniro Wabiser, Denmas Kenzihero Zaahir dan Regina Natasya Anggraini.

Selain siswa, film ini juga melibatkan guru dan anggota TNI aktif.

Maemunah tampil dari unsur guru, sedangkan Koptu Dodi Melyawan yang merupakan Bhabinsa Koramil ikut ambil bagian dalam film.

Seluruh adegan film mengambil lokasi di lingkungan sekolah.

Cerita berfokus pada dampak bullying verbal yang dapat meninggalkan trauma pada korban. Film kemudian memperlihatkan pentingnya dukungan teman, guru dan lingkungan sekitar.

“Korban bullying seperti bullying verbal mampu menciptakan trauma bagi seorang pelajar,” kata Elvina.

### Ada Kolaborasi dengan TNI

Kehadiran unsur TNI menjadi bagian dari kolaborasi yang ingin dibangun sekolah melalui film tersebut.

Elvina mengatakan persoalan bullying tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan korban dan pelaku. Lingkungan sekitar juga memiliki peran dalam memberikan dukungan.

“Untuk mengantisipasi perilaku korban bullying, baik di lingkungan masyarakat atau sekolah, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak,” ujarnya.

Produksi *Suara di Kepala Bimo* merupakan kerja sama SMPN 259 Jakarta dengan Komite Sekolah periode 2026-2028.

Sejumlah pihak turut mendukung proses produksi, mulai dari Wakapendam Kasuari Letkol Inf Amir Syarifudin, Kodim 0507/Kota Bekasi, Koramil 02/Pondok Gede, Kepala SMPN 259 Jakarta C. Riyanti Susilowati hingga OSIS dan MPK.

Bagi para siswa, pengalaman ini bukan hanya tentang berakting di depan kamera. Mereka juga mendapat kesempatan mengenal proses kreatif dan belajar menyampaikan pesan sosial melalui sebuah karya film.

Lewat *Suara di Kepala Bimo*, SMPN 259 Jakarta menunjukkan bahwa cerita tentang kehidupan pelajar pun bisa menjadi materi film yang menghibur sekaligus mengajak penonton untuk lebih peka terhadap bullying.

//Kelana Peterson



Leave a Reply