- October 30, 2026
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita
Palembang — Pasar keuangan domestik pada perdagangan Kamis (29/10) menunjukkan dinamika yang variatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan di tengah keluarnya aliran dana asing, sementara nilai tukar rupiah terpantau justru menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup melemah 3,49 persen secara harian (day-to-day/dtd) ke level 5.098,06. Posisi ini turun tajam dari penutupan sebelumnya yang berada di level 5.282,31.
Aktivitas transaksi di lantai bursa tercatat cukup aktif dengan nilai transaksi harian mencapai Rp11,29 triliun, di mana rata-rata nilai transaksi harian secara keseluruhan berada di kisaran Rp20,39 triliun.
Tekanan Investor Asing Berlanjut
Tekanan terhadap IHSG turut dipicu oleh aksi pelepaspan aset oleh investor asing (foreign outflow). Pada perdagangan kemarin, investor asing mencatatkan net sell (jual bersih) sebesar Rp1.076,76 miliar.
Jika diakumulasikan sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd), investor asing telah membukukan total net sell senilai Rp97,78 triliun.
Rupiah Melawan Arus, Terapresiasi ke Level Rp18.132/USD
Di sisi lain, pasar mata uang menunjukkan tren yang berbeda. Berdasarkan kurs acuan Bloomberg, rupiah berhasil mencatatkan penguatan (terapresiasi) di tengah tekanan pasar saham.
Rupiah ditutup menguat ke level Rp18.132 per USD, naik tipis dibanding posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp18.183 per USD.(Ly)
