Tender Kontruksi Musi IV di mulai

Palembang, BP-Setelah pembayaran pembebasan lahan Musi IV dimulai pekan kemarin, tahap selanjutnya sisa pembayaran akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan diproses bulan ini juga. Jika tidak ada halangan dan berjalan mulus pengajuan tersebut, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) III optimis bisa menjalankan kontrak tender dan konstruksi di akhir tahun ini.
sketsa musi 4“Jika semua berjalan sesuai dengan yang direncanakan. kontrak konstruksi sekaligus tahap awal konstruksi bisa dilakukan November – Desember tahun ini,” kata Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Metropolitan pada BBPJN III, Azwar Edi belum lama ini.
Dia menjelaskan kemungkinan awal pengerjaan dilakukan di kawasan Seberang Ulu (SU) karena target pembebasan terlebih dahulu di lakukan di Seberang Ulu. “Kemungkinan besar di Seberang Ulu untuk awal konstruksi,” katanya.
Azwar juga menjelaskan, untuk pembangunan jembatan Musi IV ditarget 30 bulan pengerjaan atau secepatnya selesai di awal tahun 2018 atau sebelum perhelatan Asian Games. Jembatan ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran APBN sebesar Rp250 miliar.
Jembatan ini juga akan bangun dengan konsep ekstrados dilengkapi dengan cable stayed dan belum pernah dibangun di Pulau Sumatara. Jika dilihat dari dana yang dianggarkan jembatan ini akan cukup kuat dan megah dari yang sudah ada di Sumatera.
Mengenai proses sisa pembayaran lahan, dia mengakatakan tetap akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang. Namun untuk sekitar Rp35,4 miliar pembebasan lahan akan diajukan menggunakan dana APBN. Dana konstruksi akan diajukan revisi untuk dipergunakan sebagai dana pembebasan lahan.
“Karena program ini sudah cukup mendesak, maka dana konstruksi tahun 2015 akan diajukan revisi ke Kementerian PU, untuk dipergunakan sebagai pembayaran sisa pembebasan lahan. Proses revisi akan dilakukan bulan ini juga,” jelasnya.
Salah satu warga yang telah dibebaskan lahanya Husni (40) mengatakan jika ditanya soal apakah cukup, menurutnya belum cukup untuk dana pembebasan lahan. Hanya saja untuk mendukung program pemerintah pihaknya tidak keberatan, apalagi menurut pihak pemerintah sudah dinilai berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Untuk mendukung program pemerintah saya tidak keberatan, hanya saja uang pengganti ini mau dihitung-hitung lagi apakah cukup untuk biaya pindah,” ujar dia.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, jembatan Musi IV ini akan menghubungkan kawasan Sungai Kangkang (Sebrang Ulu) dengan Jalan Perintis Kemerdekaan (Seberang Ilir). Dinas Tata Kota Palembang akan terkena dampak pembangunan jembatan ini.
Titik jembatan di Seberang Ilir informasinya sementara akan dibentuk melingkar sehingga kendaraan yang lintasi jembatan ini akan melalui bawah jembatan dan bisa putar arah ke Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan M Isa.
Seperti yang diberikan sebelumnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang yang dianggarkan untuk pembebasan lahan proyek jembatan dan jalan Musi IV sebesar Rp8,6 miliar, sementara total dana pembebasan lahan mencapai Rp44 miliar.
Pembayaran ganti rugi yang sudah dilakukan sebesar Rp4,8 miliar kepada tiga pemilik lahan, sedangkan sisanya Rp3,8 miliar akan dibayar secara bertahap menunggu proses pencairan. Sedangkan Rp35,4 miliar akan dianggarkan melalui APBN.
“Dari dana APBD Kota Palembang Rp8,6 miliar masih ada sekitar Rp35,4 miliar lagi sisa dana yang akan bayar kepada pemilik lahan, dana ini akan diajukan sharing dari Kementerian PU,” kata  Ketua Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembebasan Lahan Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang Norman Barus.(Oren/BP)


Leave a Reply