BALITBANGDA PROVINSI SUMATERA SELATAN PENGEMBANGAN KELURAHAN INOVASI BERBASIS HANDYCRAFT MELALUI KEGIATAN TRANSFER TEKNOLOGI

Palembang, — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) merumuskan Program Gerakan Terpadu Serentak Semesta Menuju Rumah Tangga Mandiri (GERTAK SEJUTA MANDIRI) sebagai upaya penanggulangan kemiskinan yang terorganisir dan efektif.
Program ini merupakan suatu pergerakan terencana dan sistematis oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama, bersatu dan kompak dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di Sumatera Selatan.
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sumatera Selatan pada tahun 2017 turut berupaya mengentaskan kemiskinan dengan memprioritaskan pada lokasi berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) kemiskinan di wilayah Kota Palembang melalui kegiatan Transfer Teknologi Pengembangan Kelurahan Inovasi Berbasis Handycraft dimana masyarakat diberikan pelatihan berbagai kerajinan tangan dengan bahan baku yang mudah didapatkan.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan , Ir. Lukitariati, M.Si pada hari ini, Selasa Tanggal 27 Februari 2018 pada acara Pelatihan Handycraft bagi Dharma Wanita dan Pegawai di lingkungan Balitbangda Prov. Sumsel.
Sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan di 12 (duabelas) Kelurahan di Kota Palembang yaitu Kelurahan : Silaberanti, 9/10 Ulu, 5 Ulu,3 / 4 Ulu, 2 Ulu, Ogan Baru, Kertapati, Kemas Rindo, Kemang Agung, Tuan Kentang, Karya Jaya dan Keramasan dengan total jumalh peserta sebanyak 240 (duaratus empatpuluh) orang. Pemilihan Lokasi dan masyarakat berdasarkan data by name by address pada Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2015.
Dalam setiap pelatihan diserahkan  bantuan peralatan dan bahan sebagai modal awal masyarakat pra sejahtera.   Pelatihan yang diajarkan yaitu : decoupage, pembuatan kalung/gelang etnik palembang, pembuatan dompet koin/ dompet pensil berbahan perca jumputan/blongsong/songket, pembuatan bros, pinchusion dan pembuatan bunga flanel.
Narasumber pelatihan berasal dari Palembang Crafter Community (PCC). Diharapkan dengan pelatihan tersebut, selain masyarakat  dapat  memanfaatkan waktu luangnya dalam pembuatan  handycraft, meningkatkan keterampilan masyarakat pra-sejahtera, hingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Setiap produk yang dibuat masyarakat  ytang memenuhi standar layak jual akan dibantu pemasarannya melalui UKM untuk dapat dipasarkan dalam berbagai even nasional (ziarah kubro, festival sriwijaya, palembang expo dan lain lain) maupun even Internasional (ASIAN GAMES 2018)
MC Diskominfo Prov.Sumsel/dWi/CleY



Leave a Reply