Pemobil yang Pukul Sopir TransJ di Lenteng Agung Minta Maaf

Ilustrasi TransJakarta (Foto: Grandyos Zafna)

Jakarta – Sopir bus TransJakarta rute Senen-Pluit, Jhonson Nainggolan (60) dipukul oleh pengendara mobil di Lenteng Agung, Jakarta Selatan akhir pekan lalu. Pengemudi itu lalu minta maaf. 

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (5/1) dan sempat viral di media sosial. Dari video yang beredar, tampak Jhonson turun dari bus lalu menghampiri mobil merah B 2983 TOM. Mereka saling dorong hingga akhirnya pengemudi mobil memukul Johnson. Beberapa orang di lokasi lalu melerai mereka.

Pengemudi mobil B 2983 TOM itu bernama Muhammad Syafi’i. Permintaan maaf Syafi’i divideokan dan diunggah oleh akun Instagram PT TransJakarta, Selasa (8/1/2019). 

“Saya M Syafii pengemudi Cayla merah B 2983 TOM meminta maaf atas perbuatan saya pada 5 Januari 2019 karena emosional memecahkan kaca bus TransJakarta dan melakukan pemukulan ke Bapak Jhonson Nainggoalan,” kata Syafi’i

“Saya sangat menyesal atas perbuatan saya. Saya minta maaf yang sebesar besarnya pada PT TransJakarta dan Bapak Jhonson Nainggolan,” sambungnya. 
Bersama dengan video yang viral, sempat beredar keterangan bahwa sopir bus TransJakarta ugal-ugalan. Tetapi, PT TransJakarta memastikan bahwa sopirnya tidak melanggar aturan. 

“Pramudi Transjakarta telah bekerja sesuai SPM (Standar Pelayanan Minimum) yang telah ditentukan. Namun kemacetan lalu lintas yang ada saat itu membuat pengemudi kendaraan pribadi emosi dan amarahnya tidak terkontrol hingga memukul pramudi TransJakarta dan memecahkan kaca bus,” tulis PT TransJakarta.
(imk/rvk)



Leave a Reply