Amblas Sedalam 1 Meter, Jalur Utama Pekalongan-Banjarnegara Putus

Jalan Pekalongan-Banjarnegara amblas. Foto: Roby Bernardi

Pekalongan – Jalur utama Pekalongan-Banjarnegara, amblas sedalam satu meter. Jalur yang amblas ini berada di Jalan Raya Blok Sibelis Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Pekalongan. 

Jalan setempat amblas sedalam sekitar satu meter akibat curah hujan yang tinggi. Diketahui amblas sejak Selasa ( 22/01) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Jalan ambals akibat hujan terus menerus. Sebeum diketahui amblas, kemarin sore jalan retak dan amblas 5 cm sepanjang 25 meter,” kata Kapolsek Paninggaran, AKP I Wayan Gel Gel saat ditemui di lokasi, Rabu (23/1).

Menurut I Wayan Gel Gel, akibat curah hujan yang terus tinggi, jalan yang semula amblas hanya 5 cm, kembali amblas. Bahkan amblas lebih dalam hingga mencapai satu meter.

“Upaya kita sementara ini dengan warga TNI dan Polri, bekerja bakti untuk menguruk jalan yang amblas agar bisa dilalui kendaraan roda empat,” katanya.

Dalam pantauan  di lokasi kejadian sekitar pukul 09.15, arus kendaraan sudah dapat melintas, baik roda dua maupun roda empat. Hanya saja harus mengantre satu-satu dan harus berhati-hati.

Petugas mulai menimbun jalan yang amblas agar roda kendaraan roda empat dapat lebih mudah melintas.

Akibat jalur yang ambals ini, jalur angkutan bus dari Pekalongan menuju ke Kalibening (Banjarnegara) belum bisa melintas.

“Kita hanya bisa sampai di sini. Menunggu limpahan penumpang dari atas. Kalau dibilang pemasukan turun ya jelas turun,” kata Gufron, salah seorang pengemudi bus saat berbincang dengan detikcom.

Antrean juga tampak memanjang baik kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan barang. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, bisa lancar dengan menggunakan sisi jalan bagian barat yang telah diratakan oleh warga.

“Ini saya perjalanan dari Kedungwuni (Pekalongan) mau ke Kalibening (Banjarnegara), sudah satu jam menunggu antrean,” kata Arif pengemudi kendaraan pribadi.

Kendaraan roda empat terpaksa harus satu per satu untuk melintasi jalur yang amblas. Petugas Satlantas Polres Pekalongan, mengatur arus agar tidak menumpuk di salah satu titik.

Lokasi amblasnya jalur ini persis berada di jalur yang menikung dan menanjak. Sehingga petugas kepolisian mengantur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang mengganggu arus kendaraan yang melintas silih berganti.

Amblasnya badan jalan raya provinsi di titik Sibelis Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Pekalongan ini bukan kali pertama terjadi.

“Di titik ini beberapa tahun sebelumnya juga terjadi amblas. Jadi saat terjadi hujan deras terus menerus, kita prioritaskan patroli di sini dibantu warga,” kata I Wayan GelGel.

“Kita lagi menunggu penanganan dari PU Propinsi. Siang ini akan dilakukan perbaikan,” imbuh I Wayan GelGel.

Sebelumnya terjadi di titik yang sama pada tanggal 30 Januari 2018. Bahkan saat itu arus lalu lintas lumpuh total. Penanganan tahun 2018 dengan cara diurug material Sirtu dan aspal. 

Selain tahun 2018, jalan amblas juga terjadi pada bulan Februari 2014. Akibatnya arus lalu lintas juga saat itu lumpuh total.
(sip/sip)




Leave a Reply