- January 25, 2019
- Posted by: admin
- Category: Berita

PALEMBANG – Kurangnya fasilitas rambu keselamatan lalulintas
angkutan diperairan sungai musi menjadi perhatian khusus Gubernur
Sumsel H Herman Deru.
Hal tersebut
diungkapkannya ketika menerima audensi Komandan Pangkalan TNI Angkatan
Laut (Danlanal) Palembang Letkol Laut (P) Suryanto, bertempat di ruang
Rapat Griya Agung, Palembang, Jumat (25/1).
Menurut Gubernur, Provinsi Sumsel memang terkenal dengan kebahariannya mulai dari sumber daya manusianya hingga teritorialnya. Bahkan Kota Palembang dinilainya merupakan salah satu kota yang seksi berkenaan dengan masalah-masalah kemaritiman.
Hannya
saja lanjut Herman Deru, sistem transportasi air di Sumsel, masih
membutuhkan banyak pembenahan. Terutama yang tekait dengan upaya menekan
terjadinya kasus kecelakaan di air.
Kasus
kecelakaan transportasi air di Sungai Musi menurut dia lebih
dikarenakan faktor kelalaian dan tidak tersediannya rambu-rambu.
Disamping kondisi angkutan yang tidak memenuhi kelayakan untuk
beroperasi.
“Kasus
kecelakaan di sungai sudah banyak merenggut nyawa. Kita menjadi tidak
manusiawi kalau tidak perbaiki sistem transportasi sungai ini,” tegas
Gubernur.
Gubernur menambahkan,
kemberadaan Lanal Palembang sangat dibutuhkan dalam memberikan rasa aman
bagi penumpang angkutan air. Karena itu dia meminta Lanal Palembang
membuat kajian khusus melalui Forum Group Discussion (FGD) yang membahas
moda transportasi air paling murah di dunia.
Disamping itu Dinas Perhubungan juga dimintanya membuat kajian tentang keselamatan di perairan.
“ Kita yang memulai ini memberikan kenyamanan dan keamanan berlalulintas disungai. Dan saya sangat konsen dalam keselamatan penumpang sehingga kedepan angka kecelakaan transportasi air dapat ditekan.,” tambahnya
Sementara
Danlanal Palembang Letkol Laut (P) Suryanto mengucapkan terimakasih
atas perkenan Gubernur menerima audensinya di tengah tugasnya sebagai
kepala daerah dengan agenda yang padat.
“Tadi
saya sampaikan dengan pak Gubernur, bahwa kita akan sangat
konsentrasi dalam menjaga keamanan dan pembinaan maritim. Semoga
keberadaan kami bisa diterima di provinsi Sumsel dalam rangka
pengembangan potensi maritim di kota Palembang,” tandasnya.
