- January 5, 2021
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita
TRIJAYAPALEMBANG.com – Saat ini Pemkab MUBA tengah menggodok aturan atau regulasi yang sesuai guna merelaisasikan bantuan di sektor pendidikan. Khususnya sektor pendidikan madrasah.
Ini dilakukan supaya bisa menunjang aktivitas belajar mengajar
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Apriyadi, mengungkapkan hal ini saat menerima audiensi Pengurus Forum Madrasah Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Sekda Muba, Senin, 4 Januari 2021.
Ketua Forum Madrasah Kabupaten Muba Mahyudin dalam audiensi tersebut, berharap agar Pemkab Muba dapat memperhatikan serta memberi bantuan terhadap tenaga pendidik dan fasilitas belajar mengajar lainnya yang ada di Madrasah dalam Kabupaten Muba.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Apriyadi, mendukung gagasan tersebut.
“Terimakasih nanti usulan-usulan ini akan kami bahas, nanti akan kami rapatkan dengan yang terkait,” ujar Apriadi.
“Prinsipnya kami mendukung, karena yang dilakukan bapak ibu di madrasah ini adalah tugas yang sangat berat untuk mencerdaskan anak-anak Kabupaten Muba dari ilmu umum dan keagamaan,” imbuh beliau.
Oleh karena itu menyikapi yang disampaikan tersebut Sekda Muba mengatakan akan mencari regulasi yang tepat, karena terbatasnya kewenangan pemerintah daerah.
Adapun kewenangan madrasah saat ini dibawah Kementerian Agama.
Sebagai info, saat ini jumlah madrasah di Kabupaten Muba seluruhnya ada sebanyak 111, Madrasah Ibtidaiyah, Tsawaniyah dan Aliyah dengan 15.000 siswa serta 1.161 tenaga pendidik.***
