Sambut Hari Kartini, PNM Dukung Perempuan Sehat dan Mandiri sebagai Pilar Indonesia Emas 2045

Jakarta, – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PNM menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar kegiatan webinar “Kartini Hebat, Keluarga Sehat: Peran Gizi dalam Kehidupan Perempuan”. Nasabah PNM Mekaar diedukasi untuk dapat memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan manusia, khususnya melalui aspek kesehatan dan kemandirian ekonomi, sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045(17/4/25).

Asisten  Deputi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Wilayah III Kemen PPPA, Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, menegaskan bahwa perempuan merupakan asset bangsa yang menjadi pilar utama pembangunan.

“Perempuan jadi punya posisi tawar jika memiliki penghasilan dan mandiri secara finansial,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perempuan yang berpenghasilan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas hidupnya sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pendidikan, gizi, dan  pengasuhan anak yang lebih baik.

“Ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang hebat. Ibu yang hebat melahirkan anak  sehat, keluarga akan menjadi kuat, begitu juga dengan Indonesia,” tambahnya.

Melengkapi insight dari Ibu Dewa Ayu, Dokter Spesialis Gizi, dr. Ayu Diandra Sari, turut membagikan tips gizi sehat untuk perempuan agar mampu mencapai kemandirian dan kesejahteraan.

“Perempuan yang sehat adalah kunci untuk menciptakan dirinya menjadi cerdas  dan mandiri demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Sebagai perusahaan yang berfokus dalam pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro, PNM terus berupaya meningkatkan literasi nasabah binaannya agar dapat mendukung pembangunan  manusia yang berkualitas.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan  sekitarnya.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan  perempuan dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat. Melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan, PNM hadir untuk menciptakan perempuan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga  menjadi penopang utama kesehatan dan kesejahteraan keluarganya,” ungkap Arief.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata  bahwa sinergi antara kesehatan dan  kemandirian perempuan adalah kunci utama membangun keluarga tangguh dan bangsa yang berdaya saing di masa depan.



Leave a Reply