- August 15, 2025
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita
BEKASI – Sungguh tidak mudah memang untuk menjaga konsistensi sebuah kegiatan, apalagi yang diorientasikan dalam konteks ibadah sosial. Dibutuhkan kerja keras, pengalaman serta mampu membangun kepercayaan, karena kegiatannya sangat membutuhkan support alias dukungan banyak pihak.
Namun beruntung dengan adanya kesepakatan dari kalangan wartawan dari lintas media dan generasi (yunior dan senior), sehingga terbentuk wadah dengan Komunitas Wartawan untuk Program Jumat Berkah yang disingkat PJBW. Niatannya untuk bersedekah guna membantu siapa pun yang dirasakan sangat membutuhkan.
Lewat perjalanan yang sudah memasuki pekan ke-37, Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) ingin terus eksis menuju kirim waktu setahun, yakni pada akhir Desember 2025 mendatang. Karena, kali pertama menjalani program berbagi, tepatnya pada awal Desember 2024 silam.
“Dulu, kita memulai dengan berbagi dari 50 boks nasi. Kemudian meningkat ke-75 dan kini rutin hampir 100-an untuk setiap pekannya. Namun pada saat jumlah donasi meningkat, PJBW pernah beberapa kali meningkat menjadi 150-an boks nasi/air mineral botol,” tegas Kelana Muda yang didukung pernyataan Yon Parjiono, keduanya wartawan Ibukota.
Baik Kelana Muda (MediaBBC) maupun Yon Parjiono (SuaraKarya) – keduanya duduk sebagai penasehat di PJBW, begitu mensupport Agus Santosa selaku Admin/Penanggungjawab yang dipercaya selama ini. Berkat bisa menjalin komunikasi dengan kalangan wartawan dari kawasan Jabodetabek, maka PJBW bisa terus jalan sejak pekan ke-1 hingga pekan ke-37 pada Jumat 15 Agustus 2025.
“Sebenarnya di kegiatan PJBW bukan cuma disupport kalangan wartawan saja. Ada ikut bergabung para relasi wartawan atau media. Mulai dari kalangan artis, manager artis, pengacara, pengusaha sampai para profesional lain,” ucap Kelana Muda yang getol mengajak kalangan relasinya dari dunia usaha.
Begitu pun Agus Santosa, wartawan aktif yang dulu pernah 30-an bekerja di Harian POSKOTA, mencoba menjaring para koleganya untuk ikut bergabung dalam PJBW. Syukur alhamdulillah, cukup banyak yang akhirnya mau memberi support dan berdonasi.
“Bentuk donasi tidak dibatasi. Ada yang rutin 5 – 10 boks nasi untuk setiap pekan Jumat. Bahkan ada yang sesekali ikut menyumbang untuk 20 atau 25 boks nasi. Dari dana kolektif juga sebagian dibelikan air mineral botol sebagai pendamping boks nasi,” ujar Agus Santosa yang kini mengelola dan sekaligus memimpin media online POSBERITAKOTA.COM.
Dalam perjalanannya mencapai 8 bulan berjalan, PJBW tercatat sudah berbagi kurang lebih 5000-an boks nasi. Juga 200 dus air mineral botol dan gelas. Belum lagi sempat selama satu bulan penuh, diseling dengan berbagi Takjil Ramadhan. Bahkan tidak hanya berbagi keliling wilayah sampai Jakarta, tapi juga ke sejumlah masjid di Bekasi dan Jakarta.
Saat berbagi keliling wilayah di pekan ke-37, PJBW mensasar daerah atau wilayah yang banyak kaum rentannya. Termasuk mereka banyak juga yang bekerja sebagai pekerja serabutan. Mulai dari daerah Perumahaan Pulau Timaha, Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP), Marakas serta banyak lagi.
Ibu Suhemih, kaum rentan ditemui tengah melenggang santai di daerah Perumahaan Pulau Timaha, Babelan, Kabupaten Bekasi. Begitu pula keluarga pemulung, Nur Komariyah dan Nur Badriyah (kakak-adik) yang sambil kedua anaknya : Farhan dan Tiara, harus hidup memulung kertas maupun barang bekas yang lain.
Sama dengan Ibu Suhemih yang baru saja ditemui. Ibu Wurni bersama Nenek Omih serta anaknya – juga kaum rentan yang disasar Tim PJBW. Mereka sejak pagi memang sengaja menunggu siapa saja yang datang berbagi makanan/minuman dalam program Jumat Berkah. Setelah dapat bagian atau distribusi makanan dan minuman, mereka pun langsung melahapnya.
Pak Imron, penjual air bersih di Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP), mengaku sudah ada 10 tahunan lebih melakoni pekerjaan tersebut. Dalam sehari bisa mengantongi penghasilan antara Rp 100 – 150 ribu. Sedangkan pangkalan air bersih itu sendiri merupakan milik bosnya.
Ibu Ani yang merupakan pekerja perawat taman dan Pak Endang sebagai tukang sol keliling, juga menyatakan rasa haru karena didatangi Tim PJBW. Sungguh, kata keduanya, hampir tidak menyangka mendapat nasi boks dan air mineral dari PJBW pekan ke-37 di hari Jumat 15 Agustus 2025.
Sama halnya dengan Pak Firman dan kawan-kawan, ojek online (Ojol) di daerah Marakas, Pondok Ungu Permai (PUP). Karena tak menyangka bisa dapat distribusi nasi boks dan air mineral botol, tak keberatan untuk difoto bersama. Kenapa? Karena, para penyebar manfaat, harus punya bukti saat berbagi keliling menemui masyarakat.
Namun setelah itu, Tim PJBW pekan ke-37 menemui Pak Mugeni dan Pak Anen, Pengurus dan Petugas Keamanan di Masjid Jami Al-Hidayah di wilayah Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 70-an boks nasi dan 3 dus air mineral botol dititipkan ke mereka berdua. Seusai sholat Jumat nanti, rencananya bakal dibagikan ke para jamaah. //Kelana Peterson
