Palembang Budaya Run Sedot Ribuan Peserta, Senam Kriya Sriwijaya Resmi Diperkenalkan

Palembang – Semarak olahraga dan budaya berpadu dalam gelaran Palembang Budaya Run yang dirangkaikan dengan launching Senam Kriya (Kreasi Sriwijaya) 2026 di Lapangan Stadion Bumi Sriwijaya, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan kaum perempuan dalam mengangkat kearifan lokal Sumatera Selatan.

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, serta dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, bersama jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Sumsel.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, peluncuran Senam Kriya menjadi langkah positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus melestarikan budaya daerah.

“ini menjadi style baru untuk membudayakan gaya hidup sehat dengan irama yang menyenangkan dan memberi warna baru tentunya,” ujarnya.

Ia berharap, semangat kolaborasi dan pelestarian budaya, Senam Kriya Sriwijaya diharapkan mampu menjadi ikon baru olahraga tradisional yang membanggakan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febita Lustia Herman Deru, mengajak seluruh kader PKK di kabupaten/kota untuk aktif mengikuti dan menyosialisasikan senam kreasi ini. Ia menegaskan bahwa Senam Kriya lahir dari semangat kebanggaan terhadap potensi daerah sendiri.

“Kita sering bangga dengan senam dari luar, padahal Sumatera Selatan juga mampu menciptakan senam kreasi sendiri. Inilah yang kita dorong, agar masyarakat memiliki identitas dan kebanggaan terhadap karya daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, senam ini merupakan hasil kolaborasi bersama KORMI dan pemerintah provinsi, yang nantinya akan disosialisasikan hingga ke seluruh pelosok Sumsel. Bahkan, ke depan Senam Kriya direncanakan akan dilombakan agar semakin membumi di tengah masyarakat.

Selain menyambut semangat Hari Kartini yang diperingati 21 April, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan pada 15 Mei mendatang.

Sekda Sumsel, Edward Candra, mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menyebut Senam Kriya sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas organisasi, mulai dari TP PKK, KORMI, hingga dukungan penuh pemerintah daerah.

“Gerakan senam ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengandung nilai budaya melalui iringan lagu khas Sumatera Selatan. Harapannya, senam ini bisa diterapkan secara luas dan menjadi identitas daerah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta yang luar biasa. Bahkan, kegiatan ini mendapat apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai senam dengan peserta perempuan terbanyak.

“Ini menjadi momentum kebersamaan yang luar biasa. Dari pagi kita berlari, lalu senam bersama dengan penuh semangat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi,” tutupnya. (*)



Leave a Reply