- May 25, 2026
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita
Jakarta – Rumah produksi Palari Films memperkenalkan film terbaru berjudul Desember Jani yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Desember 2026, bertepatan menjelang Hari Ibu.
Film ini menjadi proyek istimewa karena seluruh jajaran kreatif hingga pemerannya didominasi perempuan lintas generasi. Mulai dari penulis, produser, sutradara, hingga para pemain utama, semuanya perempuan.
Ariani Darmawan dipercaya menyutradarai film tersebut sekaligus menandai debut film panjangnya. Sementara naskah ditulis oleh novelis dan penyair pemenang penghargaan, Cyntha Hariadi, yang untuk pertama kalinya menulis skenario film.
Film ini diproduseri Meiske Taurisia bersama Muhammad Zaidy.
“Ini adalah film pertama Palari Films yang sangat perempuan. Seluruh pembuatnya hingga pemerannya adalah perempuan, dengan cerita yang juga sangat dekat dengan perempuan, terutama untuk seorang ibu dan anak perempuan,” ujar Meiske Taurisia.
Film Desember Jani menghadirkan kisah tiga generasi perempuan dalam satu keluarga yang perlahan kehilangan cara untuk saling memahami. Di tengah hubungan yang renggang itu, sosok Jani, gadis 13 tahun, mencoba menjadi jembatan untuk menyatukan kembali keluarganya.
Cerita tersebut mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan banyak keluarga Indonesia, mulai dari jarak emosional antargenerasi, cinta yang sulit diungkapkan, hingga keberanian untuk memperbaiki hubungan.
Ariani Darmawan mengatakan film ini memberinya ruang kreatif yang luas untuk mengeksplorasi cerita perempuan dengan pendekatan yang intim dan personal. Kota Bandung juga dipilih sebagai latar utama yang memiliki makna sentimental baginya.
“Bersama jajaran pemeran perempuan di film ini kami meramu kisah yang akan menghangatkan menjelang akhir tahun nanti,” ujar Ariani.
Film ini dibintangi Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan pendatang baru Hyori Mika.
Tutie Kirana memerankan Oma Peggy, perempuan lanjut usia yang tetap berdaya lewat usaha lumpia miliknya. Sementara Sigi Wimala memerankan Winnie, seorang ibu yang menyimpan rasa bersalah terhadap keluarganya.
Hyori Mika memerankan Julia, anak sulung yang memilih pergi dari rumah karena merasa tidak didengar. Sedangkan Chempa Puteri dipercaya menjadi tokoh utama Jani, remaja yang mencoba menyatukan keluarganya yang retak.
Bagi Sigi Wimala, proses produksi film ini terasa hangat karena seluruh pemain diberi waktu membangun kedekatan layaknya keluarga sungguhan sebelum syuting dimulai.
“Kami diberi waktu untuk berkumpul bersama sebagai keluarga itu cukup lama. Jadi semuanya dibangun secara organik,” kata Sigi.
Sementara itu, Chempa Puteri mengaku banyak belajar dari para senior yang terlibat di film tersebut. Film ini juga menjadi pengalaman pertamanya dipercaya sebagai pemeran utama.
Adapun Hyori Mika mengungkapkan karakter Julia terasa dekat dengan kegelisahan banyak anak muda yang tengah mencari jati diri dan batasan dalam keluarga.
“Semoga karakterku juga bisa mewakili penonton yang merasakan keresahan sama tentang boundaries dan mereka yang lagi mencari jati diri,” ujarnya
#DesemberJani #PalariFilms #ArianiDarmawan #MeiskeTaurisia #SigiWimala #TutieKirana #FilmIndonesia #HariIbu2026
//Kelana peterson
