PKN Tingkat II 2026 Gelar Visitasi Nasional di Lampung, Perkuat Kepemimpinan Adaptif ASN

PALEMBANG – Semangat kolaborasi antarprovinsi dan penguatan kepemimpinan birokrasi mewarnai pelaksanaan Visitasi Kepemimpinan Nasional Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Lampung, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan teori kepemimpinan yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan, Prof. Dr. H. M. Edwar Juliartha, S.Sos., MM mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya mempererat silaturahmi antara Sumatera Selatan dan Lampung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta PKN Tingkat II.

“Visitasi ini merupakan bagian dari penyelarasan antara teori yang dipelajari selama pembelajaran e-learning dan klasikal dengan praktik nyata di lapangan. Kami ingin peserta mendapatkan pengalaman konkret untuk diterapkan di organisasi perangkat daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta PKN Tingkat II Angkatan V Tahun 2026 berasal dari berbagai daerah, yakni Kota Palembang sebanyak 10 orang, Kabupaten Ogan Komering Ilir 5 orang, Ogan Ilir 1 orang, OKU Timur 2 orang, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu 4 orang, Bangka Barat 2 orang, Kabupaten PALI 3 orang, serta Musi Rawas 4 orang.

“Total peserta yang mengikuti sebanyak 32 orang. Awalnya direncanakan 45 peserta, namun yang terealisasi 32 orang dan alhamdulillah kegiatan tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Edwar, pelaksanaan visitasi tahun ini memiliki nilai lebih karena kembali dapat dilaksanakan di luar Provinsi Sumatera Selatan setelah sebelumnya hanya dilakukan di internal daerah akibat berbagai pertimbangan efisiensi.

“Tahun lalu visitasi hanya dilakukan di OKU dan OKU Timur. Tahun ini alhamdulillah sudah bisa dilaksanakan di luar Sumsel dan tentu memberikan value added yang lebih besar bagi peserta,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M menyambut hangat rombongan peserta PKN Tingkat II dari Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung. Ia menilai hubungan antara Lampung dan Sumatera Selatan selama ini berjalan sangat baik melalui berbagai kerja sama strategis.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta PKN. Kami merasa memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Sumatera Selatan dan berbagai program strategis terus kami jalankan bersama,” katanya.

Menurut Jihan, tema kepemimpinan adaptif yang diusung dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman yang terus bergerak dinamis.

“Pemimpin hari ini dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi, regulasi, hingga tantangan efisiensi anggaran. Ketahanan daerah tidak lagi bisa dibangun dengan cara konvensional. Pemimpin harus mampu melihat peluang global sekaligus memberikan nilai tambah terhadap potensi lokal,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi pemilihan Kabupaten Pesawaran sebagai lokus visitasi karena dinilai berhasil mengembangkan sektor pariwisata dan budaya sebagai penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Di sini peserta akan melihat bagaimana kepemimpinan adaptif diuji dalam mengintegrasikan wisata bahari dan budaya menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain Kabupaten Pesawaran, peserta juga melakukan visitasi ke Kabupaten Lampung Selatan untuk mempelajari sektor perdagangan dan industri yang dinilai strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera.

Di kesempatan yang sama, Ketua Kelas PKN Tingkat II Angkatan V Tahun 2026, Dr. Herison, S.IP., S.H., M.H yang juga menjabat Kepala Satpol PP Kota Palembang mengatakan kegiatan visitasi menjadi bagian penting dalam membangun strategi kepemimpinan di OPD masing-masing.

Herison menyebutkan, 10 dinas di Palembang yang mengikut PKN Dinas Kominfo Palembang, Sat PolPP, Kearsipan, Bappeda Litbang, DPKP, Dinas Perdagangan, Dispora, Staf Ahli Walikota Palembang, BPBD, dan BPKAD Kota Palembang.

“Pelaksanaan PKN berlangsung dari April hingga Agustus 2026. Harapannya peserta mampu membangun strategi kepemimpinan yang efektif di perangkat daerah masing-masing sesuai tantangan dan kebutuhan organisasi,” tandasnya.



Leave a Reply