Empat Hari Hilang, Korban Serangan Buaya di Pulau Rimau Banyuasin Ditemukan Meninggal Dunia

Palembang – Setelah empat hari hilang korban serangan buaya di Sungai Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (9/7/2026).

Diketahui korban bernama Ipan warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Jenazah korban ditemukan di sekitar Pintu Air 2 PT Stal Hindoli, berjarak kurang lebih 450 meter dari lokasi awal korban diterkam buaya.

Usai dievakuasi, jenazah Ipan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

Sebelum diterkam seekor buaya, korban Ipan saat itu berusaha membantu rekan-rekannya memperbaiki sebuah jukung yang mengalami kendala di Sungai Teluk Betung.

Saat itu, korban memutuskan turun dan melompat ke sungai untuk memberikan bantuan. Namun, belum lama berada di dalam air, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyambar tubuhnya.

Rekan-rekan korban yang berada di lokasi hanya dapat menyaksikan peristiwa tersebut tanpa mampu memberikan pertolongan karena serangan berlangsung begitu cepat. Tubuh korban kemudian menghilang terbawa arus sungai.

Sejak kejadian itu, Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Banyuasin, Basarnas, TNI, Polri, pihak perusahaan, serta masyarakat sekitar melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah seorang pemancing melihat sesosok tubuh mengapung di sekitar Pintu Air 2 PT Stal Hindoli. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas sekuriti perusahaan dan diteruskan kepada Tim SAR gabungan.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi jenazah korban. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban masih utuh, namun terdapat bekas gigitan di bagian bahu sebelah kiri yang diduga akibat serangan buaya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, Reza August, membenarkan bahwa korban telah ditemukan dan berhasil dievakuasi.

“Korban sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi,” ujarnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah akan langsung diberangkatkan menuju Kabupaten Bandung Barat untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.



Leave a Reply