Jendy Targetkan Final di Paralimpiade Brasil

1Palembang, BP-Menjadi wakil Indonesia di multievent bergengsi Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro Brasil, Jendy Pangabean putra daerah Sumsel ini menargetkan tembus final sehingga lagu Indonesia Raya menggema di Bumi Brasil.

Tentu dikatakan Jendy hal ini bukanlah mudah karena multievent musim panas kali ini menemukan atlet-atlet top dunia yang siap naik podium.

“Target kita final dulu. Artinya, kalau sudah final otomatis delapan besar dan syukur-syukur bisa yang terbaik,” ujar spesilis renang gaya punggung ini saat dibincangi BeritaPagi melalui telepon selulernya, Senin (25/7).

Jendy yang saat ini menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Palatnas) di Solo bersama sembilan anggota kontingen Indonesia mengaku sudah masuk persiapan khusus di Venue Aquaric Tirtomoyo, Solo.

Di bawah pengawasan Head Coach Ndimin, Jendy mengatakan bahwa materi persiapan khusus sudah mencapai pengurangan volume renang. Dari semula 17.000 meter perhari hingga 9.000 meter per hari. Akan tetapi dari sisi materi sprine ditambah.

“Kemarin daya tahan, sekarang lebih ke powernya,” tutur satu-satunya atlet Sumsel yang masuk di level Paralimpiade ini.

Disinggung mengenai kontestan yang bakal menjadi lampu kuning bagu Indonesia, Jendy mengaku semua wakil dari negara peserta menjadi musuh berat.

Apalagi, skala paralimpiade sudah bukan atlet-atlet main-main. Menjadi kontestan di ajang musim panas ini butuh rekam jejak yang luar biasa.

“Semua musuh berat, oleh karena itu kita fokus terus latihan pagi-sore,” jelasnya.

Untuk diketahui, Indonesia meloloskan sembilan atlet ke ajang Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Satu di antaranya diperkuat oleh Jendy Pangabean.

Sembilan atlet Indonesia yang akan tampil di Paralimpiade 2016 adalah Marianus Melianus Yonci, Agus Ngaimin, Jendi Panggabean, dan Syuci Indriyani (renang), Ni Nengah Widiasih dan Siti Mahmudah (angkat berat), Michael Dian David Jacob (tenis meja), serta Setiyo Budi dan Abdul Halim Dali Munte (lari tunanetra 100 dan 200meter).

Atlet tunanetra Abdul Halim akan didampingi guide Imanuel Permana. Kontingen Indonesia akan dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) Dr. Sukarno.

Paralimpiade 2016 akan digelar pada 7-18 September mendatang, setelah Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Empat tahun lalu di London, kontingen Indonesia yang mengirimkan empat atlet berhasil mencetak sejarah dengan merebut medali pertama di ajang paralimpiade, yakni lewat David Jacob yang meraih medali perunggu di cabang tenis meja. #sug



Leave a Reply