Bagir Manan: Pers Harus Mengedepankan Etika

Diskusi-03:
Jakarta,04/05. INFORMASI PUBLIK. Ketua Dewan Pers Bagir Manan mendengarkan dengan seksama penyampaian materi oleh sejumlah narasumber dalam diskusi publik Undang-undang Informasi Publik, Informasi yang Dikecualikan dan Dampaknya terhadap Kemerdekaan Pers di Jakarta, Senin (03/05). Diskusi juga dihadiri Ketua Dewan Pers bagir Manan serta sejumlah tokoh pers Indonesia.
Foto Si/RATMAN S

Padang, – – Mantan Ketua Dewan Pers, Bagir Manan mengingatkan pers dapat terus menjunjung tinggi etika dalam jurnalistik. Apalagi, pers merupakan lembaga etik dan menjadi salah satu pilar dalam berdemokrasi.
“Pers harus menjunjung tinggi etika, dia harus mengedepankan kepentingan publik. Misalnya pada Pilkada Serentak 2018, kepentingan publiklah yang harus dilindungi,” kata Bagir di hadapan ratusan pelajar dan mahasiswa dalam Forum Literasi Digital Citizenship untuk Generasi Milenial dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2018, di Hotel Basco, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu, (7/2/2018).
Menurut Bagir, melanggar etika, sama saja sudah menghianati pers. Ia pun mengingatkan agar pers juga harus menjaga keutuhan NKRI dengan turut mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Menurut saya, itu mission pers sesungguhnya,” ucap dia.
Ia juga menyoroti merebaknya fenomena hoax di Indonesia. Menurut dia, fenomena itu disebabkan adanya pengaruh pada psikologis seseorang.
“Penyebabnya yaitu faktor situasi kejiwaan. Misalnya, orang yang sedang bergolak, antara idealisme dan kenyataan, semata-mata karena gejolak kejiwaan,” ujar dia.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu berharap semua pelajar dan mahasiswa yang hadir dalam forum literasi ini dapat menjadi The Rising Inteletual. Orang-orang yang selalu mengedepankan intelektual dan mampu melawan hoaks.
“Dengan memiliki kemampuan kompetensi, memiliki sikap jujur, sikap yang baik dan itu hanya mungkin jika kita punya kualitas,” pungkasnya. (wal)
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY



Leave a Reply