Sumsel Paparkan Upaya Pencegahan Karhutlah

Palembang,  — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diundang dalam acara nasional untuk memaparkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dilakukan di Denpasar Bali, Kamis (22/02/2018).
Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, Dr Najib Asmani yang hadir mewakili Gubernur Sumsel Alex Noerdin, dalam pemaparannya mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Pemprov Sumsel dalam menanggulangi Karhutlah dengan melakukan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Bahkan, hingga saat ini pihaknya telah membentuk 250 pos yang terdiri dari masyarakat, Tentara Republik Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indoensia (Polri). “Sumsel ada 367 desa yang rawan kebakaran. 167 diantaranya dibentuk desa api sebagai bentuk pembedayaan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, jelas Najib, pihaknya telah membuat sebanyak 250 posko patroli diberbagai tempat dengan 750 tim patroli yang terdiri dari TNI, Polri, dan masyarakat. Fungsi dari posko tersebut, ungkapnya, bertujuan agar hotspot bisa terpantau baik pada siang hari maupun malam hari. “Kita sudah kerja sama dengan Korem GAPO 044 dan Tim Restorasi Gambut (TRG) untuk melakukan pemantauan karhutla di daerah terisolir. Sebab daerah ini menjadi salah satu perhatian kita agar tidak terjadi Karhutlah,” terang Koordinator TRG Sumsel.
Ditambahkannya, belajar dari tahun 2017 lalu salah satu kesulitan dalam pemadaman Karhutlah karena tidak bisa dilakukan pada malam hari. Sehingga fungsi dari pos yang terbaik tersebut bisa dimaksimalkan untuk melakukan pemantauan, apalagi pihak Provinsi telah menetapkan siaga darurat asap. “Kita meminta pihak BNPB agar melakukan koordinator antar provinsi yang dihadiri para menteri untuk mengantisipasi karhutla tujuannya agar perhelatan Asian Games bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sumsel sendiri, merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang menjadi narasumber dalam kegiatan yang bertopik upaya dan kesiapan Sumsel memitigasi Karhutlah pada Asian Games 180818 tersebut. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri lima orang perwakilan dari setiap BNBP Kabupaten/kota di Indonesia dengan jumlah total peserta mencapai 3.000 orang.
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY



Leave a Reply