Ketua KPK: Pertanyaan Debat Capres Tidak Boleh Menyebut Kasus

Ketua KPK Agus Rahardjo. Foto: Ari Saputra

Jakarta – Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan pertanyaan debat capres tidak boleh menyinggung kasus tertentu. Hal itu disebutnya telah menjadi kesepakatan antara para panelis debat dengan perwakilan timses masing-masing paslon.

“Itu di sana sudah ada kesepakatan tidak boleh ngomong kasus. Jadi tidak boleh kita menyebutkan kasus apa. Bahkan kasus HAM yang paling besar kalau dari temen-temen HAM kan antara lain peristiwa ’65 yang katanya sampai 3,5 juta orang Indonesia hilang,” ujar Agus di Graha Utama Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019).

“Jadi kita tidak boleh menyebut kasus. Bahwa ada pelanggaran-pelanggaran itu mungkin ada ditanyakan, tapi sifatnya tidak kasus apa,” imbuhnya.

Pernyataan Agus tersebut menanggapi pertanyaan wartawan apakah mungkin bila kasus Novel Baswedan dimasukkan dalam materi debat. Agus pun menegaskan pertanyaan dalam debat tidak boleh mempermalukan kedua paslon.

“Dan prinsipnya di dalam panelis sendiri juga kita sepakat bagaimanapun atau siapapun yang jadi, itu nanti jadi presiden kita. Jangan dipermalukan,” tegasnya.

Agus menjelaskan aturan soal pertanyaan debat akan dijelaskan secara detail oleh KPU. Ia juga menyatakan sudah menyerahkan pertanyaan debat ke KPU.

“Kita sudah serahkan, belum tahu sudah di-approve atau belum. Hari pertama kita rapat langsung kita serahkan. Kalau nggak salah ada sesi event ketemu dengan calon moderator, saya belum tahu kapan,” ungkapnya.

Agus juga kembali menegaskan dirinya tidak akan hadir saat debat capres-cawapres dilaksanakan. Perwakilan KPK disebutnya juga tidak hadir untuk menjaga netralitas mereka.

“(Perwakilan KPK) mungkin tidak (datang). Di dalam acara debat kita nggak datang, memang untuk menunjukkan tidak masuk ranah pokitik lah,” tegas Agus.

Debat capres-cawaprea pertama akan dilangsungkan pada 17 Januari mendatang. Debat pertama akan mengambil tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. (azr/tor)





Leave a Reply