NGAYOGJAZZ NYLENEH

#ngayogjazz

Catatan Pendek NGAYOGJAZZ

Oleh : Adji

Sudah sejak tahun 2007 event jazz NYLENEH ini diadakan, dan saya hampir tiap tahun datang untuk menonton dan menikmatinya.
Kok nyleneh kenapa, karena event jazz ini diadakan di desa, dulu sempat saya menjuluki Ngayogjazz ini Jazz Desa. Lokasi yang di desa ini membuat jazz jadi membumi “jazz cedak karo wong ndeso” sekat idiom yang selama ini muncul bahwa jazz harus di tempat yang mewah dan dinikmati orang berduit sirna seketika. Menariknya terjadi kolaborasi dan transposisi banyak aspek disini. Kepanitian melibatkan RT,RW,Karang Taruna setempat sehingga ilmu bagaimana menggelar acara berkelas dan besar menjadi pengalaman berharga bagi desa tsb. Belum lagi bahwa warga desa lah yang jadi prioritas utama untuk dapat berjualan di lokasi event, sehingga membangkitkan ekonomi warga sekitar.

Ngayogjazz memang “WUEDAN” edan beneran, unik dan ikonik. Hanya di Ngayogjazz nonton pagelaran jazz tepat gak jauh dari panggung ada kandang sapi atau kerbau, kadang suara harmonisasi musikalitas musisi jazz yang tampil akan sesekali di timpa erangan dengusan sapi atau kerbau. Dekat kuburan biasanya kalo malam sepi dan serem, dibalik 180 derajat oleh Ngayogjazz, kuburan jadi rame, malah kadang jadi tempat romantis pasangan yang menonton, kenapa ??? karena tidak jauh atau beberapa meter dari kuburan itu ada panggung jazz yang menampilkan musisi jazz dalam dan luar negeri.

Ngayogjazz menjadi EPICENTRUM secara budaya dan musikalitas. Seni musik atau tradisi budaya lokal desa selalu diberi kesempatan tampil, sehingga menjadi ornamen khas daya tarik bagi penonton. Secara musikalitas Ngayogjazz juga membuka ruang sangat luas untuk musisi dari komunitas jazz Se Indonesia untuk tampil, ini menjadi spirit para komunitas jazz untuk terus tumbuh dan berkembang. Beberapa kali event ini berlangsung disertai dengan launching album kompilasi jazz dari band komunitas. Session clinic music dan jam session juga selalu ada. Untuk Ngayogjazz 2021 fungsi edukasi mempunyai format baru yang keren. Ada workshop yang diikuti perwakilan musisi dari komunitas jazz Se Indonesia dengan pemberi materi Sri Hanuraga dan para peserta membuat sebuah komposisi lagu berkolaborasi.

Catatan ini, saya dedikasikan untukmu HON …Almarhum Mas Djaduk Ferianto

🙏❤️❤️🙏



Leave a Reply