- September 15, 2022
- Posted by: Eko Adjis
- Category: Berita
Palembang – Sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi di Sumatera Selatan, telah dilaksanakan peluncuran Program Beli Kreatif Sumatra Selatan 2022 di Griya Agung pada Rabu, 14 September 2022. Kegiatan ini diluncurkan langsung oleh Menteri Pariwisata danEkonomi Kreatif Republik Indonesia (Parekraf RI), Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA., MBA., dan Wakil MenteriParekraf RI, Angela Herliani Tanoesoedibjo, B.A., M.Com., bersama Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru,S.H., M.M. (14/9). Beli Kreatif Sumatera Selatan 2022 merupakan program sinergi antara Kementerian Pariwisata danEkonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagaico-host, dalam memberdayakan pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 pelaku UMKM dari berbagai bidang seperti kuliner, kriya, dan fesyen yang sebelumnya telah melalui proses kurasi dengan berbagai criteria penilaian.
KepalaPerwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa sinergi& kolaborasi ini tentunya memberi ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jumlah UMKM Sumsel yang mencapai sekitar 650 ribudanmenyerap 93% dari total tenaga kerja, menyimpan potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan. Sumatera Selatan juga memiliki ciri khas dan budaya yang menjadi akar bagi tumbuhnya ekonomi kreatif seperti potensi pariwisata,beragam wastra songket dan angkinan,hingga kuliner pempek yang terkenal sampai beberapa negara. Lebih lanjut,beliau menyampaikan bahwa potensi pasar ekonomi kreatif juga bias dilihat dar isisi pangan. Hal ini sejalan dengan tantangan mengendalikan harga pangan, yang menjadi salah satul angkah dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Erwin Soeriadimadja mengatakan bahwa peluang untuk pengembangan industri pangan kreatif ini terutama dapat dilihat dari 3 hal yaitu dari tingginya konsumsi RumahTangga (RT) untuk makanan/minuman yang mencapai 57%, besarnya kontribusi industri makanan minuman terhadap industri pengolahan yang menjadi motor penggerak ekonomi Sumatera Selatan mencapai50% dan saat ini terdapat 21,44% pelaku ekonomi kreatif Sumsel yang bergerak dibidang pangan (kuliner) dan terbesar dibanding subsektor lainnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA., MBA., menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemulihan ekonomi di Sumatera Selatan. Selain melalui Beli Kreatif, Kemenparekraf juga memiliki Politeknik Pariwisata Palembang yang akan menghasilkan SDM unggul berbasis pariwisata masyarakat.“200 pelaku yang mengikuti Beli Kreatif Sumatera Selatan 2022 iniakan diberikan pelatihan bagaimana cara menaikan omzet dan November akan diuku rmelalui kegiatan harvesting. Saya targetkan ada kenaikan omzet 20-35 persen,” ungkapnya. Menpar juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan Bank Indonesia Sumatera Selatan dalam mendukung ketahanan pangan melalui implementasi GNPIP, salah satunya dengan memberikan bantuan benih cabai merah kepada seluruh peserta Beli Kreatif Sumatera Selatan dan undangan yang hadir.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru,S.H.,M.M. mengungkapkan bahwa pelaku ekonomi kreatif termasuk para petani menjadi gardater depan dalam pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan. Herman Deru berhara padanya BeliKreatif akan menambah semangat para pelakuekonomikreatif agar lebihkreatif, inovatif, dan produktif.”Untuk itu, kami berharap Pak Menteri mendukung kami (Sumatera Selatan) dalam 3 hal yaitu meningkatkan keterampilan, wawasan, dan kreativitas para pelaku ekonomi kreatif, kedua permodalan, dan terakhir pemasaran salah satunya melalui e-commerce milik Kemenparkraf,” ujarnya. Kedepan, tentunya tetap dibutuhkan sinergi dan koordinasi berbagai pihak terkait guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan. Sebagai informasi, program BeliKreatif Sumatera Selatan ini masih akan berlangsung hingga November 2022 nanti, dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti pameran UMKM Pempekdan Kopi di BKSS Fair tanggal 14-18 September 2022 di Sumarrecon Mall Serpong, serta serangkaian pelatihan untuk UMKM yang telah lulus kurasi.Selanjutnya, pada 12 November 2022 juga akan dilaksanakan Harvesting BeliKreatif Sumatera Selatan yang juga dirangkaikan dengan agenda tahunan Sumatera Selatan yaitu Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2022.(ly/ril)
