- April 14, 2023
- Posted by: Yuliansyah Yuliansyah
- Category: Gaya Hidup, Serba-serbi
TRIJAYAPALEMBANG.com – Mimpi basah atau juga dikenal sebagai emisi nokturnal, merupakan fenomena fisiologis alami di mana ejakulasi terjadi saat tidur.
Mimpi basah biasanya terjadi selama fase tidur REM dan lebih sering terjadi selama masa remaja atau remaja awal.
Namun, mimpi basah dapat terjadi pada usia berapa pun setelah pubertas.
Adalah Chirag Bhandari, Pendiri Institut Andrologi dan Kesehatan Seksual (IASH) yang menyebut ada beberapa mitos terkait mimpi basah.
Yuk, cek di artikel ini selengkapnya.
Peresmian BMW Studio Social Market (SoMa) di Palembang Persembahan dari BMW Tunas
Mimpi basah mengurangi jumlah sperma
Salah satu mitos umum adalah bahwa mimpi basah dapat menyebabkan berkurangnya jumlah sperma.
Namun, ini tidak benar karena mimpi basah tidak menyebabkan penurunan jumlah sperma.
Faktanya, mimpi basah adalah cara alami untuk mengeluarkan sperma yang lebih tua dari testis dan memungkinkan terbentuknya sperma baru yang sehat.
Nimo TV Gelar Global Gala 2023, Apresiasi Top Streamer dan Partner Berprestasi
Mimpi basah menurunkan kekebalan
Menurut Dr. Bhandari, Mitos lainnya adalah mimpi basah dapat menurunkan kekebalan tubuh seseorang.
Namun, tidak ada korelasi antara imunitas dan mimpi basah.
Demikian pula, mimpi basah bukanlah tanda penyakit yang mendasarinya, dan tidak menyebabkan penyusutan penis.
Kuliah Subuh Di Mushola Al-Ikhlas Gria Jakarta Live Streaming Di YouTube Channel BosBro
Mimpi basah hanya terjadi selama pubertas
Ini juga merupakan mitos umum bahwa mimpi basah hanya terjadi selama masa pubertas.
Namun, mimpi basah dapat terjadi pada usia berapapun dan kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan hormonal.
Memang benar bahwa masturbasi berlebihan dapat menyebabkan mimpi basah lebih sering, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.
Gus Syafuddin Pelopori Perlindungan Ketenagakerjaan Jakarta Pusat Dengan Muslimat NU DKI Jakarta
Terkait dengan mitos ini, adalah penting untuk dipahami bahwa mimpi basah adalah bagian alami dan normal dari perkembangan seksual pria.
Mereka tidak membahayakan tubuh dan bukan merupakan tanda penyakit yang mendasarinya.
Meskipun tidak ada cara untuk sepenuhnya mencegah mimpi basah, ada beberapa cara untuk mengatasinya, seperti mengenakan pakaian longgar dan menghindari bahan yang merangsang sebelum tidur.***
