Adaro Andalan Indonesia ($AADI) Lepas Kepemilikan Saham di Kestrel Coal Australia Senilai US$1,2 Miliar

JAKARTA, 16 April 2026 – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk ($AADI), melalui anak usahanya Adaro Capital Limited, secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian divestasi seluruh kepemilikan saham sebesar 47,99% serta waran di Kestrel Coal Group Pty. Ltd., perusahaan tambang batu bara kokas yang beroperasi di Australia.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari rencana akuisisi 100% saham Kestrel Coal Group oleh Yancoal Australia. Transaksi ini menandai pergeseran fokus portofolio perusahaan untuk mengoptimalkan strategi bisnis jangka panjang.

Struktur dan Nilai Transaksi

Berdasarkan kesepakatan tersebut, total nilai akuisisi Kestrel Coal Group secara keseluruhan mencapai angka yang signifikan. Mengacu pada porsi kepemilikan 47,99%, $AADI diproyeksikan akan menerima dana segar hingga US$1,15 miliar (sekitar ~US$1,2 miliar), dengan rincian sebagai berikut:

  1. Upfront Cash Consideration: Dana tunai di muka sebesar kurang lebih US$888 juta.

  2. Contingent Cash Consideration: Dana tambahan hingga US$264 juta yang akan dibayarkan dalam kurun waktu 5 tahun.

Catatan: Pembayaran contingent ini bergantung pada kondisi pasar, yakni jika rata-rata harga harian indeks Platts Premium Low Vol. Hard Coking Coal FOB Australia (PLVHA00) melampaui ambang batas US$225/ton pada tahun penilaian.

Target Penyelesaian dan Dampak Keuangan

Pihak Yancoal Australia menargetkan seluruh proses transaksi ini akan rampung pada Kuartal Ketiga tahun 2026 (3Q26).

Manajemen $AADI menjelaskan bahwa keputusan divestasi ini diambil untuk mendukung pelaksanaan strategi bisnis dan investasi perseroan yang lebih dinamis. Sebagai catatan performa, selama tahun buku 2025, Kestrel Coal Group memberikan kontribusi laba bersih sebesar US$17,3 juta kepada $AADI, atau setara dengan sekitar 2% dari total laba bersih perseroan.

Sumber Stockbitor



Leave a Reply